Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi meninjau lokasi bakal embung di Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi meninjau lokasi bakal embung di Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Pemkab Jepara Janjikan Perluasan Embung

Nasional kemarau dan kekeringan
Rhobi Shani • 02 September 2019 18:35
Jepara: Air sebagai kebutuhan pokok petani kerap jadi kendala pada musim kemarau seperti saat ini. Agar tanaman padi tak mengering, petani di Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, membuat embung. Namun, kapasitas daya tampung embung tak sebanding dengam luasnya sawah yang mesti diairi.
 
Ketua Kelompok Tani Lohjinawe Desa Karanggondang, Warkoyo, menyampaikan saat ini sudah ada embung yang masih cukup kecil kapasitasnya. Agar lebih maksimal sebagai sumber air irigasi pertanian pihaknya mengajukan bantuan untuk perluasan embung tersebut. Embung tersebut akan menggunakan tanah bondo desa.
 
“Sejauh ini sudah ada embung kecil yang sumber airnya dari mata air. Agar lebih maksimal, kami berencana untuk memperluas sehingga bisa maksimal untuk pengairan,” kata Warkoyo ,Senin, 2 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Warkoyo berharap pemerintah kabupaten dapat memperluas embung pertanian itu. Menurut rencana, embung akan dibuat 40x40 meter dengan kedalaman 12 meter. Dengan kapasitas sekitar 20 ribu liter, embung ini diproyeksikan bisa mengaliri sekitar 60 hektar sawah di daerah itu.
 
“Saat ini setahun bisa ditanami dua kali, dengan perluasan embung itu harapannya setahun bisa digarap tiga kali,” kata Warkoyo.
 
Sementara itu, Plt Bupati Jepara, Dian Kristiandi, mengatakan Pemkab siap untuk memberikan bantuan peminjaman alat berat untuk mengeruk tanah. Hanya saja dirinya meminta agar proses administrasi tanah desa yang akan dijadikan embung sudah beres.
 
“Alat berat akan segera kita kirim jika tanah sudah beres. Monggo pihak desa untuk secepatnya mengurusnya,” kata Andi.
 
Andi menambahkan, Pemkab melalui dinas teknis juga tidak segan untuk mengucurkan bantuan untuk membuat talud keliling embung. Hanya saja harus melalui proses pengajuan dan penganggaran di APBD.
 
“Nanti akan kita bantu, tetapi ya harus nunggu penganggaran,” pungkas Andi.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif