Ilustrasi - Medcom.id.
Ilustrasi - Medcom.id.

Tiga Desa di Grobogan Dihantam Angin Puting Beliung

Nasional angin puting beliung
Akhmad Safuan • 12 November 2019 13:02
Grobogan: Puluhan rumah rusak dan tiga di antaranya roboh akibat amukan angin puting beliung yang terjadi di tiga desa di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Senin petang, 11 November 2019. Selain itu puluhan pohon di sepanjang jalur Kedungjati-Salatiga tumbang.
 
Pantauan Media Indonesia, pada Selasa, 12 November 2019, ratusan warga di tiga desa yakni Desa Bandungsari, Kecamatan Ngarinang; Desa Gunungtumpeng, Kecamatan Karangrayung, dan Desa Tambakselo, Kecamatan Winosari, bergotong royong membersihkan puing rumah hancur, sejak pagi.
 
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, TNI/Polri dibantu relawan ikut membersihkan jalur Kedungjati- Salatiga dari puluhan pohon tumbang akibat amukan angin puting beliung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saat itu kondisi hujan deras mengguyur daerah ini, tiba-tiba dalam waktu bersamaan angin ribut datang dan merobohkan rumah kayu yang kami tempati," kata warga Dusun Peting, Desa Bandungsari, Sarto, 40.
 
Warga Dusun Mranak, Desa Gunungtumpeng, Roko, yang terdampak bersama keluarga berlarian keluar rumah saat angin menghantam rumahnya. Roko dan keluarganya memilih bertahan di halaman, dan berteduh di bawah pohon.
 
"Untung tidak ada korban jiwa karena kami segera lari meninggalkan rumah yang kemudian roboh," tambahnya.
 
Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih mengatakan masih menginventarisasi rumah yang rusak dan roboh akibat hantaman angin puting beliung. Dia mengungkap tidak ada korban jiwa terkait insiden tersebut.
 
"Sejak semalam petugas kami lakukan inventarisasi dan membantu warga yang rumahnya roboh untuk menyiapkan tempat sementara," ujar Endang.
 
Endang menerangkan fenomena alam yang terjadi di Grobogan cukup mengejutkan warga. Bukan cuma angin ribut, tapi di Kecamatan Kedungjati disertai hujan es seukuran biji kacang.
 
"Selama masa pancaroba ini, warga diminta waspada," ucapnya.
 
Dia melanjutkan untuk warga terdampak kerusakan rumah sedang dihitung. Selanjutnya, data kerugian akan diserahkan ke instansi terkait untuk mendapatkan bantuan.
 
"Kami sedang mendata dan menghitung," imbuhnya.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif