Panwaslu Minta KPU Makassar Pulihkan Pencalonan Danny-Indira

Andi Aan Pranata 13 Mei 2018 19:32 WIB
pilkada serentak
Panwaslu Minta KPU Makassar Pulihkan Pencalonan Danny-Indira
Ilustrasi Pilkada, Medcom.id - M Rizal
Makassar: Panwaslu Kota Makassar, Sulawesi Selatan, meminta KPU setempat memulihkan pencalonan pasangan Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto-Indira Mulyasari pada Pemilihan Wali Kota tahun 2018. Sebelumnya KPU membatalkan pencalonan Danny-Indira lewat Surat Keputusan Nomor 64 tertanggal 27 April.

Permintaan Panwaslu merupakan putusan sidang Musyawarah Penyelesaian Sengketa Pilkada, yang digelar di Makassar, Minggu 13 Mei. Dalam sidang yang dipimpin Ketua Panwaslu Makassar Nursari, majelis mengabulkan gugatan Danny-Indira terhadap SK pembatalan pencalonan yang diterbitkan KPU.

"Isi putusan tadi, memerintahkan KPU melaksanakan putusan Panwaslu paling lama tiga hari setelah diterbitkan. Ini bersifat final dan mengikat bagi KPU," kata Humas Panwaslu Makassar Muhammad Maulana.


Pada April lalu KPU Makassar mendiskualifikasi  Danny-Indira karena dianggap melanggar persyaratan. Mereka dianggap menyalahi wewenang sebagai petahana, dengan sejumlah kebijakan yang menguntungkan di Pilkada. KPU melaksanakan perintah Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) yang diperkuat Mahkamah Agung (MA).

Maulana mengatakan, Panwaslu Makasssar menyebut KPU setempat keliru dalam melaksanakan putusan MA dan PTTUN. Sebab dalam amar putusan, tidak ada pernyataan bahwa Danny-Indira tidak memenuhi syarat pencalonan.

Panwaslu, menurut Maulana, mengeluarkan putusan berdasarkan fakta objektif. Berdasarkan hasil sidang musyawarah yang didukung pendapat saksi ahli, KPU dianggap keliru. Sebab SK diskualifikasi diterbitkan tanpa berdasarkan pelanggaran nyata.

"ini dasar pertimbangan objektif majelis. Panwas tidak dalam hal menilai putusan MA," ujar Maulana.

Putusan Panwaslu yang mengabulkan gugatan, disambut sukacita oleh pemohon. Kubu Dannya-Indira yang diwakili tim kuasa hukum langsung sujud syukur di dalam ruangan sidang usai putusan dibacakan.

Kuasa hukum Dann-Indira, Jamaluddin Rustam menyatakan bersyukur atas putusan sengketa ini. Dia mengimbau KPU agar patuh menjalankannya. KPU diharap mengembalikan status pencalonan Danny-Indira paling lama tiga hari ke depan.

"Kalau tidak dilaksanakan, berarti melanggar pidana. Panwas punya kewenangan yang wajib dilaksanakan KPU," kata Jamal.

Terpisah, kuasa hukum KPU Makassar Marhumah Majid belum bisa memastikan langkah apa yang akan ditempuh. Dia baru akan menyampaikan hasil sidang musyawarah di Panwaslu kepada komisioner KPU, untuk dirembukkan.

"KPU akan berkoordinasi dulu. Seperti itu alurnya untuk pengambilan keputusan," kata dia.





(RRN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360