ilustrasi - Dua orang anak menggunakan masker pelindung wajah saat bermain di depan mural bertema COVID-19 di Jakarta, Senin (27/7/2020). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras/aa.)
ilustrasi - Dua orang anak menggunakan masker pelindung wajah saat bermain di depan mural bertema COVID-19 di Jakarta, Senin (27/7/2020). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras/aa.)

Puluhan Anak di Surabaya Positif Covid-19, Ini Penyebabnya

Nasional Virus Korona wabah covid-19 pada anak wabah corona pada anak pandemi covid-19
Antara • 24 Juni 2021 12:19
Surabaya: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Jawa Timur, mencatat ada 36 kasus aktif covid-19 pada anak antara usia 0-18 tahun per 22 Juni 2021. Kebanyakan dari mereka tanpa gejala (OTG). 
 
Detailnya, usia 0-2 tahun ada dua orang, usia 3-6 tahun ada 12 orang, dan usia 7-12 tahun ada delapan orang. Kemudian, pasien positif covid-19 usia 13-15 tahun ada satu dan usia 16-18 tahun ada 13 orang.
 
"Rata-rata kasus aktif yang ditemukan pada anak-anak ini tanpa gejala," ucap Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara, Kamis, 24 Juni 2021. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Febri menjelaskan bahwa rata-rata kasus aktif pada anak usia 0 hingga 12 tahun terpapar dari orang tuanya. Kemungkinan, para orang tua itu ketika dari luar rumah atau pulang kerja tidak langsung membersihkan diri sebelum menyapa anaknya.
 
"Ini berdasarkan hasil tracing dari rekan-rekan dinkes di lapangan," tambah dia. 
 
Untuk anak usia 13-18 tahun, lanjut dia, terpapar karena kurang sadarnya pengetahuan akan protokol kesehatan. Oleh karena itu, Febri menyatakan bahwa hal ini perlu diantisipasi bersama oleh para orang tua. 
 
"Anak-anak muda ini perlu nantinya diantisipasi kesadaran protokol kesehatan. Meskipun masih muda, sangat rentan sekali penularan," ucap dia. 
 
Menurut Febri, data kasus aktif covid-19 pada anak ini juga bersifat dinamis. Peningkatan ini juga dapat dipengaruhi dari pola hidup masyarakat. 
 
"Ketika kasus sekarang terjadi lonjakan, otomatis berpengaruh juga terhadap anak-anak," lanjut dia. 
 
Baca: 31 RT di Surabaya Masuk Zona Merah Covid-19
 
Sementara itu, Dinkes Surabaya juga mencatat, tingkat penularan covid-19 (positivity rate) di Kota Pahlawan mencapai 19 persen per 21 Juni 2021. Positivity rate sendiri sifatnya berlangsung secara dinamis.
 
Febri mencontohkan, antara 7-13 Juni 2021, tingkat penularan di Surabaya sekitar 10,73 persen. Kemudian terjadi peningkatan ketika 14-20 Juni 2021 dengan 21 persen. Pekan selanjutnya, positivity rate turun menjadi 19 persen. 
 
(SYN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif