Rapat koordinasi pengamanan Hari Raya Idul Fitri di Ruang Sidang Balaikota Malang.
Rapat koordinasi pengamanan Hari Raya Idul Fitri di Ruang Sidang Balaikota Malang.

Exit Tol Karanglo Malang Diprediksi Macet saat Mudik Lebaran

Nasional Mudik Lebaran hari raya idul fitri Kota Malang Lebaran 2022
Daviq Umar Al Faruq • 20 April 2022 19:12
Malang: Puncak arus mudik di Kota Malang diprediksi terjadi selama periode 29 April-2 Mei 2022. Wakapolresta Malang Kota, AKBP Deny Heryanto, mengatakan pihaknya bakal mengatasi lonjakan arus kendaraan dengan mendirikan tujuh pos pengamanan di berbagai titik, termasuk di pintu masuk Kota Malang.
 
“Tentu akan meningkatnya situasi arus kemacetan. Kita lihat dari arah Surabaya ke Kota Malang, di Exit Tol Karanglo akan panjang, juga di Batu menuju ke arah Kota Malang. Ini tentu telah diantisipasi Dinas Perhubungan dan Satlantas," kata Deby saat rapat koordinasi, Rabu, 20 April 2022.
 
Polresta Malang Kota menggandeng jajaran TNI dan Pemkot Malang akan membantu pengamanan saat Hari Raya Idulfitri melalui Operasi Ketupat Semeru 2022. Ia juga menambahkan tahun ini tidak ada lagi penyekatan lalu lintas di berbagai pintu masuk Kota Malang. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita tidak ada penyekatan, jadi kendaraan bebas keluar masuk Kota Malang. Namun kendaraan berat ada pembatasan, terutama kendaraan-kendaraan besar," ucapnya.
 
Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, mengimbau berbagai pihak maupun instansi lintas sektoral di Kota Malang untuk melakukan berbagai persiapan dan pengamanan jelang hari raya Idulfitri 1443H di masa pandemi. Animo masyarakat pada Idul Fitri tahun ini akan meningkat seiring kebijakan pemerintah memperbolehkan mudik Lebaran.
 
Baca: Pemudik Diimbau Gunakan Bus Berstiker Khusus agar Aman
 
“Idulfitri tahun 2022 ini kita prediksi arus mudiknya akan besar sekali, karena dua tahun terakhir tidak ada mudik. Pemerintah memberikan kesempatan untuk mudik. Titik tekan kita, boleh mudik tapi tetap sehat,” ujar Edi
 
Sejalan dengan itu, Edi meminta agar layanan kesehatan ditingkatkan.
 
“Disiapkan juga SDM-nya, termasuk perawat, tenaga kesehatan dan sarana pendukung seperti obat-obatan dan vaksin. Serta mengajak klinik dan rumah sakit untuk melayani saat arus mudik terjadi dan pelaksanaan lebaran itu. Maka semuanya ikut terlibat,” ujarnya.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif