Banjir yang menggenangi rumah warga di Sumenep belum surut. Medcom.id/ Rahmatullah
Banjir yang menggenangi rumah warga di Sumenep belum surut. Medcom.id/ Rahmatullah

Warga Terdampak Banjir di Sumenep Enggan Dievakuasi

Nasional banjir musim hujan bencana alam bencana banjir
Rahmatullah • 07 Januari 2021 15:37
Sumenep: Banjir masih merendam Desa Patean, Kecamatan Batuan dan Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Hingga hari kedua masyarakat terdampak masih memilih bertahan di rumah masing-masing.
 
"Sebenarnya kita ada opsi mendirikan tenda untuk bisa dimanfaatkan masyarakat. Namun masyarakat tidak mau dievakuasi," kata Kepala BPBD Kabupaten Sumenep, Abd. Rahman Riadi, saat dikonfirmasi, Kamis, 7 Januari 2020.
 
Baca: Malang Raya Sepakati PSBB Jawa Bali

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan alasan warga enggan dievakuasi karena ingin menjaga harta benda. Selain itu ketinggian air masih dalam kategori aman dan tidak ada arus deras.
 
"Ketinggian air sekitar 30 sentimeter, masih relatif aman tidak membahayakan jiwa. Kita sudah salurkan bantuan juga kepada warga terdampak," jelasnya.
 
Menurut Rahman hasil pendataan yang tuntas dilakukan, untuk Desa Patean ada 33 kepala keluarga terdampak. Sementara Desa Nambakor sebanyak 32 kepala keluarga. Akibat banjir tersebut aktivitas masyarakat terganggu karena seluruh akses jalan tergenang banjir.
 
Banjir yang terjadi di Desa Patean dan Nambakor sudah terjadi sejak Rabu, 6 Januari 2021. Dua daerah tersebut sampai sekarang masih tergenang karena kondisi debit air sungai di wilayah tersebut tidak mampu lagi mengaliri air. Ditambah letak geografis dua desa dimaksud berada di dataran rendah.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif