Wisata Tangkap Ikan di Kota Manado
Nelayan di Kelurahan Sario, Kota Manado saat mempersiapkan perjalanan bersama turis asing dalam wisata tangkap ikan. Dok: Istimewa
Manado: Keberadaan turis di Sulawesi Utara, membawa keuntungan tersendiri bagi nelayan pesisir Kota Manado. Mereka meraih pundi dari turis dengan membuka wisata tangkap ikan.

Salah satu nelayan di kawasan Kelurahan Sario, Kota Manado, Ponny Danny Teleng mengaku nelayan awalnya tak ada niat untuk membuka wisata bahari ini. Tapi, setelah melihat minat para turis yang singgah dan penasaran untuk ikut menangkap ikan, muncul ide untuk memanfaatkan momen itu.

"Hitung-hitung sebagai penghasilan tambahan kami," kata Ponny kepada Medcom.id, saat ditemui di lokasi tambatan perahu Kelurahan Sario, Kota Manado, Kamis, 3 Mei 2018.


Kendati begitu, lanjut Ponny, ia dan rekan-rekannya selalu mengutamakan faktor keselamatan turis saat melakukan trip. Seperti mewajibkan para turis memakai pelampung.

"Jika turis tak mau menggunakan pelampung, perjalanan tak akan kami lakukan. Jadi suka dan tidak suka mereka harus menggunakan pelampung," ujarnya.

Ponny mengaku untuk sekali perjalanan, ia dan rekan-rekannya mematok harga beragam. Trip per tiga jam, dipatok harga Rp300 ribu, sementara untuk trip lima jam dipatok harga Rp500 ribu.

"Kami juga menyediakan fasilitas berbagai alat tangkap bagi turis agar wisata tangkap ikan benar-benar mereka nikmati," terangnya.

Saat ini, dia dan rekan-rekannya menyiapkan armada dan fasilitas tambahan untuk mengembangkan usaha wisata tangkap ikan.

"Melihat potensi ini, kami berencana akan membuka khusus wisata tangkap ikan ini yang tentunya dengan fasilitas yang lebih memadai. Dan mudah-mudahan ini bisa meningkatkan kesejahteraan kami," kata dia.


 



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id