Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Medcom.id/ Damar I
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Medcom.id/ Damar I

Khofifah Siap Duduk Bareng Risma Bahas Polemik Stadion GBT

Nasional Piala Dunia U-20
Amaluddin • 04 November 2019 19:10
Surabaya: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan ingin mengakhiri polemik soal Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya. Caranya yaitu dengan cara duduk bersama semua pihak, termasuk Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
 
"Gak ada, siap-siap rek. Saya ini anytime anywhere (kapan pun dan di mana pun)," kata Khofifah, di Surabaya, Senin, 4 November 2019.
 
Khofifah menegaskan dirinya sebagai warga Surabaya, lahir dan besar di Surabaya, memiliki sikap terbuka untuk siapa saja. Ini semata-mata demi pelaksanaan Piala Dunia U-20 tahun 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Wong Suroboyo iku terbuka rek. Monggo anytime anywhere," katanya.
 
Khofifah sebelumnya menyebut stadion GBT yang berada di Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya, bukan satu-satunya opsi stadion di Jatim menjadi venue penyelenggaraan Piala Dunia U-20, dari 10 stadion yang diajukan.
 
Menurut Khofifah, aroma kurang sedap akibat sampah, dikhawatirkan akan mengganggu pertandingan. "Nanti ketika FIFA ke sana (stadion GBT) terus pas anginnya masuk, ini aroma apa?. Makanya kita menyampaikan opsi lain pokoke Jatim harus ada yang dijadikan venue," kata Khofifah beberapa waktu lalu.
 
Khofifah mengaku sudah meminta Menpora agar salah satu stadion di Jatim menjadi venue penyelenggaraan Piala Dunia U-20, dari 10 stadion yang diajukan. Khofifah menawarkan sejumlah stadion di Jatim.
 
Selain GBT, Khofifah menawarkan Stadion Kanjuruhan Malang, Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Stadion Surajaya Lamongan, dan Stadion Gelora Bangkalan. "Dari awal saya menyampaikan opsi, inikan diajukan 10 titik, salah satunya GBT, tetapi saya sudah ke GBT kalau sore kena angin itu ada aroma sampah," ujarnya.
 
Lalu, Menpora Zainudin Amali menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke GBT pada Minggu, 3 November 2019. Kedatangan menteri dari Partai Golkar itu untuk mengecek kesiapan GBT sebagai venue Piala Dunia U-20 2021.
 
Sayangnya, Zainuddin Amali yang tiba sekitar pukul 15.00 WIB tidak bisa masuk ke dalam stadion lantaran pintunya terkunci. Akhirnya, Menpora yang didampingi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim, Supratomo dan Ketua Umum KONI Jatim, Erlangga Satriagung, tidak bisa melihat langsung ke dalam stadion kebanggaan warga Surabaya itu.
 
Kunci gerbang utama stadion terkunci rapat. Hingga rombongan Menpora bergeser, tak terlihat petugas, pengelola stadion hingga pejabat Pemkot Surabaya di lokasi GBT.
 
Sementara itu, Pemkot Surabaya menilai ada miskomunikasi saat agenda Menpora ke GBT. Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara menuturkan, tidak ada informasi yang diterima Pemkot Surabaya jika Menpora akan berkunjung ke GBT. Justru, dia baru tahu Menpora sudah berada di GBT dari awak media.
 
"Saya mendampingi Ibu Wali Kota sepanjang siang hari. Sama sekali tidak ada informasi mengenai kunjungan Menpora. Tiba-tiba ada wartawan yang telpon saya menginformasikan bahwa Menpora sudah di GBT," kata Febri.

 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif