Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel, Yusri. Foto: Istimewa
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel, Yusri. Foto: Istimewa

Jumlah Positif Covid-19 di Sumsel Capai 725 Kasus

Nasional Virus Korona
Gonti Hadi Wibowo • 23 Mei 2020 21:57
Palembang: Jumlah kasus positif covid-19 di Sumatra Selatan terus mengalami penambahan. Per, 23 Mei 2020 total ada penambahan sebanyak 32 kasus.
 
“Total jumlah kasus positif virus korona di Sumsel naik menjadi 725 orang,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel, Yusri, Sabtu, 23 Mei 2020.
 
Yusri mengatakan penambahan 32 kasus didominasi berasal dari Kota Palembang dengan jumlah 29 orang, Lubuklinggau dua orang, dan OKU Timur satu orang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Dari penambahan 32 kasus hari ini 31 diantaranya merupakan transmisi lokal dan satu kasus nomor 724 asal Lubuklinggau itu kasus import,” ungkapnya.
 
Baca:Masjid di Yogyakarta Terapkan Protokol Kesehatan saat Salat Id
 
Selain itu, terdapat jumlah pasien positif virus korona yang telah sembuh berjumlah lima orang dari Lubuklinggau tiga orang dan Banyuasin dua orang. Sehingga total pasien sembuh telah mencapai 100 orang.
 
“Sedangkan untuk pasien meninggal hari ini juga mengalami penambahan dua orang yang berasal dari Banyuasin dan OKU Selatan. Total jumlah pasien meninggal sejauh ini ada 24 orang,” ujarnya.
 
Menurutnya, saat ini pihaknya masih kesulitan dalam melakukan pemeriksaan sampel pasien terduga covid-19 lantaran kondisi laboratorium tempat pemeriksaan sampel dengan metode Polymarese Chain Reaction (PCR) terbatas dalam melakukan pemeriksaan.
 
"Saat ini banyak sampel yang masuk ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang. Tidak hanya wilayah Sumsel, tapi masih memeriksa sampel dari empat provinsi lainnya yakni Jambi, Bengkulu, Lampung, dan Bangka Belitung,” katanya.
 
Alat PCR yang dimiliki BBLK Palembang yang dikhususkan untuk memeriksa sampel pasien dari Sumsel ada sekitar 100 sampel per harinya. Sedangkan, sampel yang masuk lebih dari 300an. Kondisi itu membuat banyak sampel yang masuk tertunda pemeriksaannya.
 
"Jadi dari 400 sampel yang dapat diperiksa satu hari kita cuma bisa kerjakan 100 sampel Sumsel," bebernya.
 
Untuk rincian jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Sumsel mencapai 5.698 orang yang terdiri dari selesai pemantauan sebanyak 4.144 orang dan masih dalam pemantauan 1.554 orang.
 
Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara keseluruhan mencapai 461 orang. Dimana, selesai pemantauan sebanyak 194 orang dan masih dalam pemantauan 267 orang.
 

(ALB)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif