Petugas Kepolisian sedang mengevakuasi warga di Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon, Kamis, 6 Februari 2020. (Dokumentasi/ Istimewa).
Petugas Kepolisian sedang mengevakuasi warga di Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon, Kamis, 6 Februari 2020. (Dokumentasi/ Istimewa).

Empat Kecamatan di Kabupaten Cirebon Terendam Banjir

Nasional bencana banjir
Ahmad Rofahan • 06 Februari 2020 15:21
Cirebon: Hujan deras yang mengguyur kawasan Cirebon, Jawa Barat, sejak Rabu sore, 5 Februari 2020 membuat empat kecamatan terendam banjir. Air menggenangi ratusan rumah warga dan sebanyak 10 ribu jiwa terdampak akibat banjir.
 
Kapolres Kota Cirebon, Kombes Syahdudi, mengatakan banjir terjadi di Kecamatan Arjawinangun, Susukan, Panguragan dan Gegesik.
 
"Ketinggian air mulai dari 20 centimeter hingga 100 centimeter," kata Syahdudi saat dikonfirmasi, Kamis, 6 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Syahdudi menjelaskan untuk wilayah paling parah yaitu banjir yang merendam Desa Bojong Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon. Banjir di wilayah tersebut terjadi akibat meluapnya Sungai Wanakayam yang mengalir dari Kecamatan Susukan hingga Kecamatan Arjawinangun.
 
"Air mulai masuk ke rumah warga, sejak pukul 23.30 malam, hingga pagi hari tadi," jelas Syahdudi.
 
Sekertaris Kecamatan (Sekmat) Susukan, Ronyanto, menjelaskan tujuh desa di Kecamatan Susukan terdampak banjir, yakni Desa Bojong Kulon, Susukan, Bunder, Gintung Lor, Kedondong, Jatipura dan Ujung Gebang.
 
Ia menyebutkan untuk Desa Susukan saja, ada sekitar 2500 jiwa yang terdampak akibat banjir ini. Sehingga ia memperkirakan, ada sekitar 10ribu jiwa di Kecamatan Susukan, yang terdampak banjir.
 
"Satu desa saja 2500 jiwa, kalau tujuh desa, kemungkinan 10ribu jiwa yang terdampak," kata Ronyanto.
 
Menurut Ronyanto kondisi terakhir, saat ia meninjau, masih ada dua desa yang masih terendam banjir cukup tinggi, yakni Desa Bojong Kulon dan Desa Susukan. Beberapa fasilitas umum juga terdampak banjir, yaitu Kantor Desa Susukan yang terendam hingga 1 meter dan SDN 1 Susukan.
 
"Pagar tembok SDN 1 Susukan, ambrol akibat banjir," pungkas Ronyanto.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif