Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

Puluhan Calon Pengantin di Depok Terancam Batal Nikah

Nasional penipuan
Octavianus Dwi Sutrisno • 05 Februari 2020 11:12
Depok: Puluhan pasangan calon pengantin di Kota Depok, Jawa Barat, terancam batal menggelar pesta pernikahan. Sebabnya, jasa perencana pernikahan mereka ditangkap polisi dengan dugaan penipuan.
 
Kasubag Humas Polres Metro Depok AKP Firdaus mengatakan ada 28 pasangan calon pengantin yang mengajukan pengaduan telah menjadi korban penipuan.
 
"Awalnya kami terima laporan dari sepasang suami istri yang mengaku telah menyewa jasa pelaksana pernikahan (wedding organizer), namun pada hari pernikahan makanan untuk para tamu undangan tidak diantarkan," ucap Firdaus, Selasa, 4 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Depok kemudian mengidentifikasi AS, pemilik wedding organizer yang dimaksud. Tersangka ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan pada Senin, 3 Februari 2020.
 
Hasil penyidikan sementara, AS mengaku tidak hanya melakukan penipuan terhadap korban pelapor. Ada sejumlah pasangan lain yang juga menjadi korban penipuan AS.
 
"Puluhan korban yang datang pada hari ini mengaku telah membayar lunas biaya pernikahan mereka sekitar Rp50 juta sampai Rp100 juta, untuk penyelenggaraan pernikahan mulai 8 Februari 2020 hingga Agustus 2020," jelasnya.
 
Firdaus melanjutkan tersangka memulai usaha jasa pelayanan paket pernikahan sejak 2014 lewat bantuan promosi media sosial Instagram. Ia menyebut para pasangan yang hendak melangsungkan pernikahan terancam batal lantaran uang yang telah dibayarkan dipakai untuk kepentingan pribadi tersangka.
 
"Kami menduga masih banyak korbannya yang lain. Sampai sekarang jumlah pelapor terus bertambah. Sementara, tersangka kami tahan dan penyidik mendalami keterangan pelaku," kata dia.
 
Seorang korban bernama Isnaini, 25, asal Bogor, Jawa Barat, mengaku telah menyerahkan uang Rp65 juta kepada pelaku. Dirinya tergiur dengan paket pernikahan promo yang ditawarkan dengan harga sedikit lebih murah.
 
"Kita sudah pilih baju dan lain-lain, tapi pada harinya (pernikahan) seperti tidak ada pernikahan. Malunya itu sama keluarga dan tamu undangan," imbuh dia.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif