Ilustrasi - Medcom.id.
Ilustrasi - Medcom.id.

Pemkab Kudus Batasi Jam Malam di Seluruh Wilayah

Nasional Virus Korona
Antara • 15 Mei 2020 19:15
Kudus: Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, segera memberlakukan pembatasan jam malam untuk seluruh wilayah. Sebelumnya hanya dua tempat keramaian yang diberlakukan jam malam untuk memutus penyebaran covid-19.
 
"Awalnya pembatasan jam malam hanya berlaku di kawasan Alun-alun Kudus dan Balai Jagong dengan batas maksimal usaha hingga pukul 20.00 WIB. Sedangkan ketentuan yang baru diubah maksimal kegiatan hingga pukul 21.00 WIB," kata Pelaksana tugas Bupati Kudus, M. Hartopo, di Kudus, Jumat, 15 Mei 2020.
 
Baca: Kasus Positif Covid-19 di Sumsel Bertambah 17

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hartopo menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk dengan pelaku usaha serta perwakilan pedagang kaki lima (PKL).
 
Ia menargetkan surat edaran soal perluasan pembatasan jam malam tersebut maksimal dikeluarkan Senin, 18 Mei 2020. Ketentuan tersebut berlaku untuk semua usaha di Kabupaten Kudus, termasuk aktivitas masyarakat.
 
"Bagi tempat usaha yang memiliki izin restoran, masih diperbolehkan melayani pelanggan makan di tempat dengan tetap menerapkan jaga jarak antar pelanggan dengan maksimal buka hingga pukul 21.00 WIB," jelas Hartopo.
 
Pemilik usaha restoran juga akan diminta menandatangani perjanjian terkait jam operasional serta ketentuan lain selama pandemi covid-19.
 
Sementara untuk yang di pedesaan, akan dimaksimalkan dengan progam Jogo Tonggo, tidak boleh ada tamu dari luar desa yang masuk di atas jam 21.00 WIB malam.
 
"Untuk menegakkan aturan tersebut, akan melibatkan pihak kepolisian, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan," ungkap Hartopo.
 
Hartopo menegaskan sanksi penutupan tempat usaha akan diberikan pihak Pemkab Kudus, setelah diberikan peringatan hingga tiga kali.
 
Bagi pekerja yang bekerja hingga malam hari, maka harus dilengkapi dengan surat keterangan dari tempat kerjanya agar petugas bisa mengetahui bahwa mereka memang bekerja hingga malam hari.
 
Sementara Kepala Dinas Perdagangan Kudus, Sudiharti, mengungkapkan perwakilan PKL sudah diundang rapat untuk menyosialisasikan aturan tersebut. "Sehingga ketika diberlakukan jangan lagi ada PKL yang bilang tidak mengetahui ketentuan tersebut," ungkap Sudiharti.
 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif