Pelajar di Banjarmasin Diwajibkan Bawa Botol Minum
Ilustrasi air bersih, Medcom.id - M Rizal
Banjarmasin: Aparatur sipil negara (ASN) dan pelajar di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, wajib membawa botol minum ke tempat kerja maupun sekolah. Mereka wajib menggunakan botol tersebut untuk minum, agar mengurangi sampah plastik dari minuman kemasan sekali pakai.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan akan membagikan seribu botol minum ke sekolah. Para siswa wajib membawa bekal minum sendiri dari rumah dan mendapatkan air minum di sekolah.

Pemkot, katanya, telah mengirimkan surat edaran ke seluruh sekolah di Banjarmasin. Agar, kebijakan itu dapat disosialisasikan ke orang tua dan siswa.


Pemkot juga menyosialisasikan kebijakan itu ke hotel. Sehingga pengelola hotel dapat ikut serta meminimalisasi penggunaan sampah plastik kemasan minuman.

"Gerakan itu sebenarnya meniru kebijakan di Bitung, Sulawesi Utara. Seluruh pegawai di Bitung wajib membawa botol minum sendiri. Pemerintah menyiapkan air minumnya. Dan itu juga diterapkan dalam acara-acara pemerintahan setempat," ungkap Ibnu di Banjarmasin, Jumat, 23 November 2018.

Ibnu menilai tak mudah menyukseskan gerakan tersebut. Sebab, itu bergantung pada pola hidup dan kebiasaan.

Sebelumnya, Pemkot Banjarmasin menerapkan gerakan tidak menggunakan kantong plastik untuk berbelanja di retail maupun minimarket. Ibnu mengklaim gerakan itu sukses mengurangi sampah plastik di tempat pembuangan akhir hingga 15 persen. Upaya itu juga efektif mencegah pemanfaatan kantong plastik hingga 54 juta lembar.

Gerakan itu mendapat apresiasi dari Kementerian Keuangan dengan memberikan insentif bagi Pemkot Banjarmasin sebesar Rp9,5 miliar. Ibnu mengatakan dana itu akan dimanfaatkan untuk peningkatan program kesehatan masyarakat dan pengelolaan sungai.




(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id