Anak-anak usia sekolah dasar di pengungsian di Kantor Kecamatan Guntur Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Senin, 13 Januari 2020. Medcom.id/ Rhobi Shani
Anak-anak usia sekolah dasar di pengungsian di Kantor Kecamatan Guntur Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Senin, 13 Januari 2020. Medcom.id/ Rhobi Shani

Sembilan SD di Demak Terendam Banjir

Nasional bencana banjir
Rhobi Shani • 13 Januari 2020 15:14
Demak: Banjir yang melanda Kecamatan Guntur Kabupaten Demak, Jawa Tengah, melumpuhkan pendidikan di sembilan Sekolah Dasar (SD) serta enam Taman Kanak-kanak (TK).
 
Camat Guntur, Ali Mahbub, mengatakan SD yang teekena banjir di Desa Trimulyo sebanyak dua sekolah. Lalu di Desa Tlogorejo sebanyak dua sekolahan. Di Desa Sidoharjo juga terdapat dua SD yang terdampak.
 
"Kemudian di Desa Turi Tempel itu hanya satu sekolahan dan di Desa Bumi Harjo ada dua SD," kata Ali di sela-sela mendampingi Bupati Demak, M Natsir, meninjau lokasi tanggul jebol di Desa Trimulyo, Senin, 13 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


TK yang terkena banjir yaitu, TK Tunas Mekar di Desa Bumi Harjo, TK Suryo Budi di Desa Turi Tempel, TK Mukti Sari di Desa Sidoharjo, TK Mardi Putro I dan II di Desa Trimulyo, dan TK Tunas Baru di Desa Tlogorejo. Selain itu juga ada dua pondok pesantren.
 
"Jumlah siswa dari sembilan SD sebanyak 1.302 anak. Kalua anak TK ada 218 anak," jelas Ali.
 
Pantauan Medcom.id di sejumlah SD, genangan air banjir masih nampak di halaman sekolah. Ketinggian air di halaman sekolah antara 20-30 sentimeter. Sejumlah guru nampak hanya duduk-duduk di depan kelas yang kosong. Sementara, anak-anak korban banjir nampa asyik bermain air banjir di jalan-jalan desa. Ada juga yang masih di pengungsian dan membantu orangtua membersihkan lumpur sisa banjir di rumah.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif