Gibran Rakabuming Raka blusukan. Foto: MI/Widjajadi
Gibran Rakabuming Raka blusukan. Foto: MI/Widjajadi

Gibran Blusukan Sembari Menanti Rekomendasi

Nasional Pemilu Serentak 2020
Widjajadi • 26 Desember 2019 19:42
Solo: Gibran Rakabuming Raka blusukan ke kampung kampung di tengah penantian surat rekomendasi dari DPP PDIP, sebagai bakal calon wali kota Solo dalam Pemilihan wali kota (Pilwalkot) 2020. Gibran mengatakan blusukan akan terus dilakukan.
 
"Selain memperkenalkan diri, juga sangat baik untuk menyerap berbagai aspirasi dari warga," ungkap Gibran di rumah relawan Ireng Putih Konco Gibran, Kampung Karangasem, Laweyan, Surakarta, Kamis, 26 Desember 2019.
 
Gibran memastikan banyak aspirasi masyarakat yang dicatat untuk menjadi masukan. Ada pula masukan yang yang segera direalisasikan, seperti pemintaan pengeras suara untuk masjid.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi yang bisa diselesaikan segera kami selesaikan. Serta yang belum kami catat, seperti jalan rusak, soal pasar, ruang terbuka hijau, fasilitas sosial untuk penyandang disabilitas, dan lain-lain," imbuh Gibran.
 
Dalam obrolan itu, seorang warga bertanya ke Gibran mengapa mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota. Dia memberikan kronologis kepada warga.
 
Dia menuturkan dirinya lebih dulu sowan Ketua DPC PDI Perjuangan FX Hadi Rudyatmo. Gibran menyatakan keinginannya maju sebagai bakal calon wali kota.
 
"Saya minta petunjuk kepada Pak Rudyatmo, dan langkah-langkahnya seperti apa. Beliau kemudian memerintah saya mendaftar sebagai kader PDIP dan untuk mendapatkan kartu tanda anggota (KTA) di DPC PDIP," jelasnya.
 
Usai mendapatkan KTA PDI Perjuangan. Namun Gibran tak lagi bisa mendaftar lantaran penjaringan melalui DPC PDI Perjuangan sudah ditutup.
 
"Saya kemudian konsultasi ke DPD PDIP Jateng, dan bertemu dengan senior-senior. Saya nanti bisa mendaftarkan diri di tingkat DPD," urainya.
 
Gibran lantas berkonsultasi dengan DPP PDI Perjuangan, termasuk sowan ke Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Dari pertemuan itu Gibran mendapat penjelasan soal Anggaran Dasar (AD)/Anggaran Rumah Tangga (ART) dan aturan partai PDIP.
 
Dia mengaku masih mendapatkan kesempatan mendaftar lewat DPD PDI Perjuangan Jateng. Gibran berharap warga mendapatkan fakta dan menepis isu telah melompat pusat demi pencalonan.
 
"Jadi semua melalui proses tahapan-tahapan dari Solo, kemudian Semarang, sehingga tidak ada yang dilompati langsung ke pusat," bebernya.
 
Pada kesempatan dialog itu, Gibran menegaskan tidak merasa ada gesekan dengan FX Hadi Rudyatmo. Dia mengaku sosok Rudyatmo adalah orang yang dihormati dan disegani.
 
"Beliau juga sebagai Wali Kota Surakarta berprestasi. Warga di Solo, pendidikan dan kesehatan semua terjamin semuanya. Saya sangat hormat dengan beliau," tandasnya.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif