Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, di Graha Sawunggaling Surabaya, Kamis, 5 Desember 2019. Dokumentasi/ istimewa
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, di Graha Sawunggaling Surabaya, Kamis, 5 Desember 2019. Dokumentasi/ istimewa

Pemkot Surabaya Luncurkan Program Guru Pembangun Peradaban

Nasional pendidikan
Syaikhul Hadi • 05 Desember 2019 20:24
Surabaya: Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkolaborasi dengan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) meluncurkan program Guru Pembangun Peradaban. Program ini sebagai upaya pemerintah kota untuk mewujudkan cita-cita membangun generasi anti korupsi sejak dini.
 
"Jadi itu nanti anak-anak diajarkan tidak boleh nyontek dan harus disiplin. Membangun karakter yang baik untuk anak dalam bentuk permainan, sehingga anak-anak senang menerimanya," kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, di Graha Sawunggaling Surabaya, Kamis, 5 Desember 2019.
 
Peluncuran program ini juga dihadiri Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dan Direktur Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) Indonesia, Maria Kresentia. Hadir pula, kepala sekolah SD-SMP, serta ratusan guru agama dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) se-Surabaya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Risma mengatakan program ini akan diterapkan di semua sekolah SD dan SMP swasta maupun negeri se-Surabaya. Nantinya program ini akan dikemas dalam bentuk semenarik mungkin agar siswa dapat menerima pesan dengan baik.
 
Risma juga berpesan kepada para guru agar terus mengajarkan pada anak didiknya untuk bersikap jujur.
 
"Misalnya, jika di sekolah anak-anak ingin mendapatkan nilai bagus, maka harus belajar. Bukan didapat dari cara yang mudah. Harus belajar dan tidak menyontek," jelas Risma.
 
Sementara Basaria Panjaitan menyampaikan Kota Surabaya merupakan kota pertama pelaksana program Guru Pembangun Peradaban. Untuk mendukung berjalannya program itu, SPAK Indonesia nantinya akan memberikan pelatihan kepada seribu guru di Surabaya.
 
"Dari seribu guru ini, nanti mereka akan mengajarkan kepada para guru yang belum mendapatkan pelatihan agar lebih efektif," kata Basaria.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif