Ilustrasi--Sejumlah siswa bersiap pulang usai mendapat pengumuman sekolah diliburkan, di SMP Negeri 54 Palembang, Sumsel. (Foto: ANTARA/Feny Selly)
Ilustrasi--Sejumlah siswa bersiap pulang usai mendapat pengumuman sekolah diliburkan, di SMP Negeri 54 Palembang, Sumsel. (Foto: ANTARA/Feny Selly)

Pekanbaru Tambah Jam Belajar Siswa Pascalibur Kabut Asap

Nasional Kebakaran Lahan dan Hutan
Antara • 23 Oktober 2019 11:09
Pekanbaru: Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Riau, akan memajukan dan menambah jam belajar siswa setelah beberapa kali meliburkan sekolah akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan.
 
"Kita akan mulai terobosan ini November (2019)," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal, melansir Antara, Rabu, 23 Oktober 2019.
 
Abdul mengatakan selain karena libur akibat kabut asap, penambahan jam belajar juga dilakukan guna persiapan ujian nasional dan ujian sekolah. Penambahan jam akan dilakukan di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi jadwal terobosan ini hanya bagi murid kelas VI dan kelas IX. Beberapa sekolah sudah mulai melakukannya," ungkapnya.
 
Abdul menjelaskan, Dinas Pendidikan sudah menyosialisasikan rencana pemajuan dan penambahan jam belajar siswa ke semua sekolah. Sebelumnya, pada September 2019, Pekanbaru beberapa kali meliburkan kegiatan belajar siswa di sekolah karena kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan membuat kualitas udara memburuk dan membahayakan kesehatan.
 
"Dinas Pendidikan Pekanbaru ingin memastikan kalender pendidikan tidak banyak terganggu akibat bencana kabut asap. Hanya ujian tengah semester saja yang pelaksanaannya sebagian diundur. (Ujian) tengah semester sedianya akhir September, tetapi sampai kini masih ada yang sedang berlangsung," pungkasnya.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif