Sejumlah pengungsi bertahan di Rumah Dinas Wali Kota Batu, Senin, 21 Oktober 2019. Medcom.id/ Daviq Umar Al Faruq
Sejumlah pengungsi bertahan di Rumah Dinas Wali Kota Batu, Senin, 21 Oktober 2019. Medcom.id/ Daviq Umar Al Faruq

1.216 Warga Batu Mengungsi dari Bencana Angin Kencang

Nasional bencana alam angin kencang
Daviq Umar Al Faruq • 21 Oktober 2019 13:13
Batu: Sebanyak 1.216 warga mengungsi akibat bencana angin kencang yang melanda wilayah Kota Batu, Jawa Timur, sejak Sabtu, 19 Oktober 2019 pukul 23.30 WIB. Ribuan pengungsi tersebar di lima pos pengungsian. Sebanyak 351 pengungsi berada di Posko PB BPBD Kota Batu, 122 pengungsi di Rumas Dinas Walikota, 530 pengungsi di Balai Desa Punten, 40 pengungsi di Balai Desa Tulungrejo, dan 173 pengungsi di SDN 1 Punten.
 
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochim mengatakan bencana angin kencang ini masih terjadi hingga kemarin Minggu, 20 Oktober 2019.
 
"Lokasi terdampak bencana di Desa Sumberbrantas, Desa Gunungsari dan Desa Sumbergondo Kecamatan Bumiaji Kota Batu," kata Rochim saat dikonfirmasi, Senin, 21 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rochim menjelaskan BPBD Kota Batu telah mengevakuasi masyarakat terdampak ke pos pengungsian. Selanjutnya pihaknya juga mendirikan pos pelayanan kesehatan dan dapur umum.
 
"Saat ini kami tengah menyiapkan lima pos pengungsian. Yakni di Balai Desa Sidomulyo, Kelurahan Sisir, GOR Ganesa, Balai Desa Sumbergondo dan Sekretariat PGRI," jelas Rochim.
 
Akibat bencana ini wilayah Desa Sumberbrantas hampir seluruhnya lumpuh. Banyak pohon tumbang yang mengganggu akses jalan raya dan mengancam beberapa bangunan rumah maupun dan fasilitas umum. Hingga saat ini listrik masih padam dan mengganggu jaringan komunikasi.
 
"Korban bencana ini satu orang meninggal dunia atas nama Sodiq dan beberapa orang mengalami luka-luka dan gangguan saluran pernafasan. Kerusakan 20 unit bangunan rumah di Desa Sumbergondo, fasilitas umum, jaringan komunikasi, jaringan listrik," beber Rochim.
 
Untuk pertimbangan keamanan dan keselamatan, jalur lalu lintas Kota Batu-Kabupaten Mojokerto via Cangar ditutup. Sementara itu, personil gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP mengamankan lokasi terdampak yang ditinggalkan warga mengungsi.
 
"Kebutuhan mendesak kami saat ini bahan makanan, air mineral, perlengkapan bayi, perlengkapan bersih diri, selimut," pungkas Rochim.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif