Area persawahan terendam banjir di Jepara. (Foto: Medcom.id/Rhobi)
Area persawahan terendam banjir di Jepara. (Foto: Medcom.id/Rhobi)

1.500 Hektare Sawah Rawan Banjir di Jepara Diasuransikan

Nasional bencana banjir
Rhobi Shani • 07 Januari 2020 16:18
Jepara: Area persawahan seluas 1.500 hektare di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, rawan banjir akan diasuransikan. Sementara itu, area persawahan dengan potensi tinggi banjir seluas 436 hektare.
 
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Jepara, Achid Setiawan, mengungkapkan, area persawahan rawan banjir berada di Kecamatan Welahan, Mayong, Kalinyamatan, Pecangaan, Kedung, Tahunan, dan Donorojo. Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) bekerja sama dengan pemerintah pusat.
 
“Program ini sifatnya memberikan subsidi kepada para petani. Mereka hanya membayar Rp36 ribu per hektare. Jika gagal panen, mereka bisa mendapatkan klaim asuransi sebesar Rp6 juta per hektare,” ujar Achid, Selasa, 7 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


DKPP Jepara, kata dia, juga mengajukan bantuan ke pemerintah pusat untuk perbaikan saluran irigasi. Dalam beberapa tahun terakhir, sudah banyak saluran irigasi rusakan akibat banjir. Namun karena keterbatasan dana, sampai saat ini belum bisa diperbaiki secara permanen.
 
“Kami mengajukan usulan bantuan untuk perbaikan irigasi senilai Rp30 miliar. Jika dikabulkan, pelaksanaannya akan diserahkan ke PUPR Jepara,” ungkapnya.
 
Pada musim hujan kali ini, puluhan hektare sawa di Desa Tanggul Tlare Kecamatan Kedung, Desa Dorang, Kecamatan Nalumsari, serta di Desa Sowan Kidul Kecamatan Kedung, terendam banjir. Luapan banjir lantaran tanggul saluran irigasi dan sungai jebol.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif