Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, sowan ke kediaman KH Anne Gurutta Haji (AGH) Dr. Baharuddin, Minggu, 8 Mei 2022. Dokumentasi/ istimewa
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, sowan ke kediaman KH Anne Gurutta Haji (AGH) Dr. Baharuddin, Minggu, 8 Mei 2022. Dokumentasi/ istimewa

Ganjar Sowan ke Ulama Besar NU di Makassar

Nasional nahdlatul ulama Ganjar Pranowo
Media Indonesia.com • 08 Mei 2022 21:39
Makassar: Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, sowan ke kediaman KH Anne Gurutta Haji (AGH) Dr. Baharuddin, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Makassar, sekaligus Rais Syuriah PCNU Makassar. Ganjar mengaku sudah lama ingin bertemu KH Baharuddin namun tertunda karena pandemi covid-19.
 
Ganjar mengatakan kunjungan ini hanya silaturahmi sekaligus bertukar cerita dan pengalaman.
 
"Silaturahmi saja, sudah kita jadwalkan untuk berbincang banyak hal. Tapi karena waktunya enggak banyak, saya hanya silaturahmi. Ya untuk bangun komunikasi lah," kata Ganjar di Kelurahan Patunuang, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, 8 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Ganjar Kantongi Dukungan Buruh di Lampung
 
Kepada KH Baharuddin, Ganjar juga menyampaikan kerja sama Pemprov Jateng dengan para ulama yang sudah terjalin. Salah satunya program rumah tidak layak huni (RTLH) dan wajib zakat bagi kalangan ASN di Pemprov Jateng.
 
Ganjar mengatakan program Pemprov Jateng bersama para ulama ini membantu mengentaskan kemiskinan dan membantu masyarakat kurang mampu.
 
"Tentu saja peran para ulama seperti yang ada di sini saya kira sama. Saya ceritakan, bagaimana kita di Jawa Tengah juga selalu bekerja sama dengan MUI, dengan Baznas dengan berbagai aktivitasnya," jelas Ganjar.
 
Lebih lanjut, KH Baharuddin mengapresiasi Ganjar yang melibatkan para ulama dalam urusan pemerintahannya di Jawa Tengah. Bahkan Ganjar juga sering kali meminta saran para ulama soal kepempinan hingga kebangsaan.
 
Tak hanya itu, KH Baharuddin juga memuji program wajib zakat ASN di Jawa Tengah yang digagas Ganjar dan Baznas Jawa Tengah. Langkah itu pun diikuti oleh Baznas se-Indonesia.
 
"Iya sudah berjalan lah dengan baik, bahkan banyak daerah dari luar yang datang belajar ke Jawa Tengah. Maka kami memutuskan untuk Baznasnya jalan, kami sudah pilih siapa yang bisa. Jadi sudah terbentuk, berkesinambungan," ungkap KH Baharuddin.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif