NEWSTICKER
Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Pelabuhan Dumai Jadi Pintu Masuk TKI dari Malaysia

Nasional Virus Korona
Antara • 25 Maret 2020 14:54
Pekanbaru: Gubernur Riau, Syamsuar, mengatakan Pelabuhan Dumai akan menjadi lokasi kedatangan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang pulang dari Malaysia. Lantaran negara jiran tersebut memberlakukan lockdown akibat pandemi virus korona (covid-19).
 
"Jumlahnya saya belum tahu pasti, tapi kapasitas satu kapal di Dumai antara 200-300 (orang) satu hari. Tapi ini akan tiap hari karena sekarang kewalahan di Karimun, di sana sampai ribuan," kata Syamsuar di Pekanbaru, Rabu, 25 Maret 2020, melansir Antara.
 
Dia mengatakan mendapat telepon dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada Selasa malam, 24 Maret 2020. Tito, kata dia, memerintahkan agar Riau mempersiapkan Pelabuhan Dumai untuk kedatangan pekerja migran Indonesia dari Malaysia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan begitu, kepulangan ribuan TKI tidak lagi menumpuk di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Pemulangan pekerja migran Indonesia melalui Pelabuhan Dumai diharapkan bisa secepatnya. Gubernur Riau akan terus berkonsultasi dengan Menteri Dalam Negeri dan berkoordinasi dengan Wali Kota Dumai.
 
Baca:Jokowi Mau APD dan AlatRapid TestRata Tersebar
 
"Kapan waktunya? Inilah nanti perlu kita sampaikan ke wali kota apakah besok bisa. Kalau bisa, maka mulai besok," ujarnya.
 
Dia mengatakan sudah menggelar rapat dengan Forkominda Riau, instansi dan dinas terkait untuk mempersiapkan pemeriksaan kesehatan dan pengamanan. Sebab Malaysia termasuk negara pandemi korona, dan tercatat lebih dari 1.600 orang positif terinfeksi virus korona.
 
Strategi pemantauan kesehatan setiap WNI yang baru turun dari kapal di Pelabuhan Dumai adalah cek suhu badannya, dan wajib mengisi kartu kewaspadaan kesehatan (HAC) oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) bersama dinas kesehatan.
 
"Apabila ada yang kedapatan suhunya melebihi 38 derajat, maka mereka wajib dikarantina," katanya.
 
Sedangkan bagi WNI dengan suhu badan normal, maka bisa kembali ke daerah masing-masing. Para pekerja migran itu akan diantar menggunakan bus, dan dikawal oleh aparat kepolisian.
 
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliana Nazir, menambahkan setiap WNI yang datang dari Malaysia secara otomatis masuk dalam kategori orang dalam pemantauan (ODP). Mereka diminta untuk mengisolasi diri minimal 14 hari.
 
"Mereka diimbau untuk mengisolasi diri," ujar Mimi.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif