Jelajah Kapal Kepahlawanan 2018

Peserta Dibekali Nilai Kepahlawanan

Gervin Nathaniel Purba 31 Oktober 2018 13:50 WIB
Berita Kemensos
Peserta Dibekali Nilai Kepahlawanan
Jelajah Kapal Kepahlawanan diselenggarakan oleh Kemensos bekerja sama dengan TNI AL dalam rangka memperingati Hari Pahlawan (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
Makassar: Penyelenggaraan Jelajah Kapal Kepahlawanan memasuki hari terakhir, Rabu, 31 Oktober 2018. Selama tiga hari, 400 peserta diajak melaut bersama kapal KRI 590 Makassar. Antusiasme terpancar dari wajah para peserta.

Salah satunya, Firyal Nurbakhani Akhmad. Dia senang mengikuti kegiatan Jelajah Kapal Kepahlawanan. Selain mengenal perjuangan para pahlawan, kegiatan ini juga melatih diri menjadi pribadi yang lebih disiplin dan bertanggung jawab. 

"Saya orangnya manja. Dengan ikut kegiatan ini, saya menjadi lebih mandiri, bisa tepat waktu, agar biar lebih baik,” ujar perempuan yang akrab disapa Riri ini.


Selain menempa diri menjadi pribadi yang disiplin, cinta Tanah Air, dan setia kawan, kegiatan ini terasa spesial karena Riri berkesempatan menumpang kapal perang TNI AL. 

“Saya belum pernah naik kapal laut sebelumnya. Ini menjadi pengalaman yang luar biasa,” ujar siswi SMA Negeri 1 Takalar itu. 


Firyal Nurbakhani Akhmad (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)

Jelajah Kapal Kepahlawanan merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut (AL) dalam rangka memperingati Hari Pahlawan. 

Selama di kapal, para peserta diberi pemaparan materi seputar kepahlawanan oleh berbagai narasumber, yaitu sejarawan, cucu tokoh pahlawan, perwakilan Kemensos, dan TNI AL. Bentuk kegiatannya pun bermacam-macam. Ada diskusi, ice breaking, tanya-jawab, dan games.

Peserta lainnya, Andi Moh Riyad, yang ditemui di atas KRI 590 mengatakan, materi yang diberikan sangat bagus untuk memotivasi peserta dalam meneruskan cita-cita para pahlawan demi kemajuan bangsa. Para generasi muda juga diajarkan untuk selalu bekerja keras dan pantang menyerah.

"Kami diberi motivasi agar menghargai perjuangan para pahlawan yang telah memerdekakan bangsa Indonesia,”  kata Andi.


Andi Moh Riyad (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)

Generasi milenial, tutur Andi, harus lebih mengenal tokoh para pahlawan dengan membaca sejarah perjuangan. Pembaca bisa turut merasakan para perjuangan tokoh pahlawan dalam menjaga kedaulatan NKRI. 

"Bukan hanya melihat foto di dinding, tapi juga membaca dan mendalami bagaimana perjuangan mereka," ujar siswa sekolah Pesantren Makassar itu.


Peserta Jelajah Kapal Kepahlawanan (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)

Peserta Jelajah Kapal Kepahlawanan ini sebagian besar diikuti oleh pelajar dari Sulawesi Selatan. Yang menarik, ada siswi asal Madrid, Spanyol, yang mengikuti kegiatan tersebut.

Dia adalah Rachel. Keterlibatannya pada kegiatan ini dalam rangka pertukaran pelajar selama satu tahun. Saat ini, Rachel bersekolah di SMA Islam Athira, kelas 2. "Kegiatan ini bagus. Di Spanyol belum ada kegiatan semacam ini,” kata Rachel. 


KRI 590 Makassar (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir cucu pahlawan nasional Pangeran Diponegoro, Miranda Diponegoro. Dia didapuk sebagai pembicara. 

Jelajah Kapal Kepahlawanan merupakan momen penting dalam menanamkan nilai-nilai kepahlawanan kepada kaum muda yang sudah mulai luntur. “Diharapkan kaum muda bisa mengembangkan nilai kepahalawanan sejati,” ucapnya. 


Direktur Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan, dan Restorasi Sosial Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos Hotman (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)

Pada kesempatan yang sama, Direktur Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan, dan Restorasi Sosial Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos Hotman menjelaskan selepas dari kegiatan ini, para peserta diharapkan memiliki rasa nasionalisme dan mengimplementasikan nilai-nilai kepahlawanan di lingkungan.

“Diharapkan ada keberanain, kedisipilinan, integritas, dan kemauan keras. Itulah nilai-nilai yang kita tanamkan kepada mereka,” ucap Hotman.



(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id