Kasatgas Pangan Klaim Komoditas Stabil

Hendrik Simorangkir 02 Mei 2018 13:23 WIB
pangan
Kasatgas Pangan Klaim Komoditas Stabil
epala Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri Irjen Setyo Wasisto. (Medcom.id/Hendrik S)
Tangerang: Kepala Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri Irjen Setyo Wasisto mengklaim harga pangan hingga kini masih stabil. Satgas akan berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk mengendalikan harga pangan menjelang Ramadan.

"Beberapa komoditas dalam kondisi stabil, bahkan harganya dibawah HET (harga eceran tertinggi). Kami juga akan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk membahas pangan," ujar Setyo di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu, 2 Mei 2018.

Setyo menjelaskan harga komoditas bawang putih, cabai rawit, gula pasir, dan minyak goreng di beberapa tempat masih di atas HET. Namun, di Jakarta harga pangan di bawah HET. Hal tersebut bersifat fluktuatif sesuai dengan daerah masing-masing. 


Setyo mencontohkan harga bawang putih di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, di bawah Rp15 ribu. Namun, di beberapa daerah harganya cukup tinggi karena beberapa faktor seperti transportasi. 

"Artinya kalau di Pasar Induk Kramat Jati sudah bagus harganya yang pasti di ritel kita harapkan harga tidak terlalu lebih mahal. Jika ada gejolak harga kita akan siap gelar operasi pasar," jelasnya. 

Jenderal bintang dua itu memambahkan saat ini stok cabai rawit dan beras di pasar masih cukup terkendali khususnya di Jakarta. Begitu pula untuk gula dan minyak goreng. 

"Semua itu bertujuan memasuki puasa nanti semua harga dapat terkendali dan masyarakat dapat melaksanakan ibadah puasa dengan tenang serta tidak memikirkan kenaikan harga," ungkapnya.

Dia melanjutkan pemerintah memberikan pilihan daging murah dengan mengimpor daging kerbau dari India. Daging kerbau dipilih untuk mengantisipasi harga daging sapi yang melonjak. 

"Kalau harga daging sapi segar sebesar Rp110-Rp120 ribu, untuk daging kerbau yang frozen dijual Rp80 ribu," kata Setyo.

Dia mengatakan bakal aktif mengecek harga pangan agar selalu stabil dan stok cukup hingga Ramadan. "Kami dari Satgas Pangan juga akan mengawasi bagaimana rantai distribusinya," pungkasnya. 




(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id