Pembunuh Istri dan Dua Anak Tiri Mengaku Khilaf

Hendrik Simorangkir 15 Februari 2018 15:38 WIB
kasus pembunuhan
Pembunuh Istri dan Dua Anak Tiri Mengaku Khilaf
Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan memberikan keterangan di RS Polri Kramat Jati terkait pembunuhan di Tangerang.
Tangerang: Effendi, 60, tersangka pembunuhan terhadap istrinya, Ema, 40, dan dua anak tirinya Nova, 23, serta Tiara, 11, akhirnya buka suara. Effendi mengaku khilaf dan memohon maaf atas perbuatan yang direkam oleh penyidik Satreskrim Polres Metro Tangerang, di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. 

Penyataan Effendi diperlihatkan kepada awak media oleh Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan dalam jumpa pers di RS Kramat Jati. 

Dalam video tersebut, Effendi terlihat masih terbaring lemah di ruang Melati RS Polri Kramat Jati. Selain permohonan maaf, dirinya menyesali perbuatannya.


"Saya melakukan ini semua karena khilaf. Enggak mungkin kalau tidak khilaf. Maka dari itu saya mohon maaf untuk keluarga istri. Saya tidak menyangka ini terjadi," ujar Effendi di dalam video tersebut, Kamis 15 Februari 2018.

Baca: Pelaku Pembunuh Satu Keluarga Dikenal Temperamen

Sementara itu, Harry menjelaskan, video berdurasi 15 detik itu juga mengungkap kronologis pembunuhan yang dilakukan Effendi kepada dua anak tirinya. Penyidik mengaku sudah mendapat keterangan alasan Effendi tega membunuh istri dan anaknya. 

"Karena masalah ekonomi juga," ujar Harry di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Baca: Polisi Tetapkan Suami Jadi Tersangka Pembunuh Ibu dan Anak

Dihadapan penyidik, Harry menambahkan, Effendi mengaku sebelum pembunuhan itu terjadi, ia terlibat cekcok dengan istrinya, Ema. 

"Menurut keterangan tersangka, saat cekcok itu ia sempat dipukul sekali oleh istrinya. Tersangka kemudian mengambil belati di kamar belakang dan langsung menusuk istrinya.

"Saat kejadian itu, anak kedua korban Tiara bangun dari tidurnya dan berteriak memanggil ibunya. Begitu pun dengan Nova, anak pertama korban bangun begitu ada yang berteriak. Saat itu juga tersangka menikam Tiara, sedangkan Nova dicekik hingga tewas," ujar Harry. 





(ALB)