Beberapa warga berjalan di sekitar pemukiman yang terkena dampak banjir, di Jalan Swadaya, Kelurahan Pandang-pandang, di Kecamatan Somba Opu, Selasa 22 Januari 2019.
Beberapa warga berjalan di sekitar pemukiman yang terkena dampak banjir, di Jalan Swadaya, Kelurahan Pandang-pandang, di Kecamatan Somba Opu, Selasa 22 Januari 2019.

Status Bendungan Bili-bili Naik jadi Siaga

Nasional bencana longsor bencana banjir
Muhammad Syawaluddin • 22 Januari 2019 19:14
Makassar: Setelah pengunguman Bupati Gowa bahwa Bendungan Bili-bili masuk dalam status siaga. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSJ), Teuku Iskandar, mengatakan status bendungan terbesar di Sulsel tersebut naik menjadi siaga.
 
Dia menjelaskan bahwa jika tinggi muka air waduk mencapai elevasi 99,5 meter maka status masih normal. Bila elevasi air sampai 100 meter itu masuk dalam status waspada. Namun, jika sudah berada pada 101,6 maka berstatus siaga.
 
"Posisi tinggi muka air waduk sudah elevasi +101.80 dan sudah kita tingkatkan status menjadi siaga," jelasnya, saat dikonfirmasi, Selasa 22 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia juga menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan terkait perubahan status bendungan terbesar di Sulsel tersebut menjadi siaga.
 
"Nanti kalau elevasi air sudah di angka 103, saya akan mendicler lagi ke status batas awas kalau itu memang terjadi.
 
Baca:Bendungan Bili-bili Berstatus Waspada, Warga Diminta Mengungsi
 
Jika itu terjadi maka, kemungkinan wilayah Gowa akan tergenang air akibat luapan bendungan dengan waduk 40.428 hektare tersebut.
 
"Kalau awas, kemungkinan akan terjadi over toping di atas tubuh bendungan, sehingga kita menghindari kondisi itu, dan pasti akan tergenang di wilayah Gowa," jelasnya lagi.
 
Saat ini telah terjadi banjir di beberapa daerah di Kabupaten Gowa. Badan Sar Nasional (Basarnas), Kepolisian, TNI AD, hingga TNI AL turun untuk melakukan evakuasi terhadap korban yang terkena dampak banjir.
 
Beberapa daerah yaitu, di Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga, Kelurahan Mawang, Bontomanai, Kampung Palantikang, berada di Kecamatan Bontomarannu. Dan Kelurahan Palantikang, dan Kelurahan Pandang-pandang, Kecamatan Somba Opu.
 
Dari data yang diperoleh sudah ada sekitar 600 warga yang telah dievakuasi ke Lantai 3 Pasar Minasamaupa. Dan saat ini tengah dalam pengawasan Pemerintah Kabupaten Gowa.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif