Ilustrasi sekolah. (Medcom.id)
Ilustrasi sekolah. (Medcom.id)

Guru dan Siswa Terpapar Covid-19, PTM SMA Warga Solo Disetop

Nasional jawa tengah pandemi covid-19 Pembelajaran jarak jauh Pembelajaran Tatap Muka
Triawati Prihatsari • 27 Januari 2022 14:41
Solo: Pembelajaran tatap muka (PTM) di SMA Warga Solo terpaksa dihentikan, menyusul 11 siswa dan gurunya terpapar covid-19. PTM dialihkan menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) mulai Kamis, 27 Januari 2022 selama 14 hari ke depan. 
 
"PTM dialihkan menjadi PJJ selama 14 hari dengan catatan menunggu hasil tes PCR tracing kontak erat siswa dan guru yang terpapar covid-19. Dan saat ini kami masih menunggu hasil tes PCR dari 225 warga sekolah termasuk siswa, guru dan karyawan sekolah," papar Kepala SMA Warga Solo, Puwoto, di Solo, Jawa Tengah, Kamis, 27 Januari 2022.
 
Dia menerangkan, kronologis terpaparnya delapan siswa, dua guru dan satu karyawan sekolah bermula dari seorang guru yang merasakan demam dan pusing kemudian melakukan pemeriksaan ke rumah sakit pada Sabtu, 22 Januari 2022 lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian pada Minggu, 23 Januari 2022, pihak sekolah dihubungi oleh Pukesmas Purwodiningratan Solo. Saat itu diinformasikan bahawa guru tersebut positif terpapar covid-19.
 
Pada saat yang sama, Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo langsung melakukan tracing kontak erat guru tersebut. Sebanyak 12 orang terdiri dari delapan siswa, dua guru dan dua karyawan sekolah menjalani tes swab PCR dari hasil tracing tersebut.
 
Baca: BOR RS Rujukan Covid-19 di DKI Naik, Masyarakat Diminta Taati Prokes
 
"Dan dari hasil tes PCR 12 kontak erat, 11 di antaranya dinyatakan positif dan satu negatif. Kemudian dari Dinas Kesehatan menginstruksikan untuk kembali melakukan tracing dari 11 kontak erat yang dinyatalam positif tersebut. Maka total 225 warga sekolah mulai dari siswa, guru dan karyawan dites PCR. Namun hasilnya kami masih menunggu sampai saat ini," imbuhnya.
 
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Suratno, menambahkan dipastikan penyebaran covid-19 di SMA Warga Solo tersebut bukan berasal dari kegiatan PTM. Pasalnya, guru dan siswa ang terkonfimasi positif tersebut selesai melakukan kegiatan di luar sekolah.
 
"Menurut infonya mereka habis melakukan pengambilan gambar di luar sekolah untuk keperluan lomba. Jadi bukan saat PTM," bebernya.
 
Terkait hal itu, pihaknya akan melakukan evaluasi agar sekolah ekstra hati-hati dalam mengadakan kegiatan di luar sekolah. Pihaknya menekankan agar sekolah menimimalisasi risiko penularan covid-19.
 
"Ini menjadi bahan evaluasi agar sekolah lebih hati-hati lagi. Karena sekolag memiliki kewenangan untuk memilih jenis kegiatan yang ada di sekolah. Namun untuk kegiatan ekstra kurikuler memang masih kita batasi atau tidak boleh," ungkapnya. 

 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif