Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka, NTT. dokter Clara Francis. MI/Moat
Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka, NTT. dokter Clara Francis. MI/Moat

Klaster Perkantoran di Sikka Sumbang Peningkatan Kasus Covid-19

Nasional Virus Korona covid-19 pandemi covid-19 Satu Tahun Covid-19
Media Indonesia.com • 22 Juni 2021 10:29
Sikka: Klaster penyebaran covid-19 di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai merambah di sektor perkantoran lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka. Akibatnya kasus covid-19 di daerah itu meningkat drastis.
 
Klaster perkantoran ini berawal dari Kantor Bagian Umum Setda Sikka, Badan Kepegawaian Daerah, Dinas Kesehatan, Inspektorat, Bapetlibang dan RSUD TC. Hillers Maumere. Para ASN ini mulai dilakukan rapid test antigen menyusul ada beberapa pegawai yang terpapar covid-19.
 
Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka, Clara Francis, mengatakan kasus covid-19 di wilayahnya beberapa hari ini naik drastis. Kenaikan itu disebabkan adanya klaster perkantoran di lingkup Pemkab Sikka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Anies: Varian Baru Covid-19 Mudah Menular ke Anak-anak
 
"Hari ini saja kita ada tambahan 21 kasus terkonfirmasi positif covid-19 yang diperiksa di Laboratorium Dinkes Sikka. Itu pun belum dihitung dengan yang lain diperiksa di beberapa klinik di Maumere. Kalau total sementara yang masuk saat ini ada 73 orang terpapar Covid-19 termasuk mereka dari ASN," ujar Clara, melansir Mediaindonesia.com, Selasa, 22 Juni 2021.
 
Ia membenarkan kalau Kabupaten Sikka saat ini mulai muncul klaster kantor yang sudah merambah beberapa SKPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Sikka. Namun, untuk jumlah ASN yang terpapar masih didata.
 
Clara mengingatkan, meskipun beberapa ASN sudah divaksinasi tetap terkonfirmasi positif covid-19. Hal ini dikarenakan klaster keluarga merupakan salah satu penyebab klaster perkantoran.
 
Baca: Kasus Positif Covid-19 Klaster Wali Lima Melonjak, Jadi 53
 
"Jadi saya tegaskan orang sudah divaksin bukan berarti dia bebas dari covid-19. Dia tetap terjangkit virus covid-19, kalau tidak taat protokol kesehatan. Jadi kita harus taati prokes," papar dia.
 
Dia menyatakan dalam beberapa hari ke depan, dipastikan kasus covid-19 di Sikka bakal naik drastis, Karena pelacakan dengan kontak erat terus dilakukan.
 
"Kondisi saat ini, mereka dari ASN itu yang terkonfirmasi positif covid-19 kondisinya baik-baik. Mereka sedang menjalani karantina mandiri di rumahnya masing-masing dengan tetap dalam pengawasan kita," bebernya
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif