Ilustrasi sekolah tatap muka. ANTARA/HO/21
Ilustrasi sekolah tatap muka. ANTARA/HO/21

Disdik OKU Sumsel Gelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 Protokol Covid-19
Antara • 11 Juni 2021 11:35
Baturaja: Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan, menggelar simulasi atau uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) protokol kesehatan ketat.
 
"PTM secara terbatas ini untuk sementara hanya dilakukan TKN Pembina 1, SD Negeri 11, SD 1 OKU, SMP Negeri 1 OKU dan SMP 2 OKU," kata Kepala Dinas Pendidikan Ogan Komering Ulu (OKU), Teddy Meilwansyah, di Baturaja, Jumat, 11 Juni 2021.
 
Baca: TNI Polri Diminta Perkuat PPKM Mikro di Lamongan

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan uji coba ini dilakukan sebagai persiapan untuk menyambut PTM terbatas yang akan dilaksanakan pada tahun ajaran baru 2021.
 
Dalam simulasi ini dilakukan sesuai SOP dan keselamatan siswa mulai dari anak masuk, cek suhu tubuh, cuci tangan, pakai masker dan juga dalam ruang kelas belajar hanya dibatasi 25 persen dari kapasitas ruangan.
 
"Selama satu hari ini anak-anak akan melakukan simulasi PTM terbatas yang tetap mengacu pada SOP dan keselamatan," jelasnya.
 
Simulasi PTM itu sendiri ditinjau langsung oleh Pelaksana Harian Bupati OKU, Edward Candra didampingi Kepala Dinas Pendidikan OKU, Teddy Meilwansyah dan Dinas Kesehatan setempat.
 
Sementara Pelaksana Harian Bupati OKU, Edward Chandra, menambahkan simulasi PTM ini dilakukan guna memastikan kesiapan sekolah menjelang sekolah tatap muka yang dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Juli 2021.
 
Sejauh ini sekolah di OKU sudah sesuai standar protokol kesehatan seperti menyediakan tempat mencuci tangan dan menyiapkan alat pengukur suhu tubuh untuk siswa sebelum masuk ke ruang belajar.
 
Dia juga berharap pihak sekolah dapat bekerjasama dengan Puskesmas terdekat untuk melakukan tindakan apabila ada siswa yang terdapat suhu tubuh tinggi.
 
"Hal tersebut dilakukan demi keselamatan para siswa dari penyebaran virus korona," ungkap Edward.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif