Ilustrasi warga mengambil air dari lubang yang digali di dasar sungai yang mengering di Dukuh Sasak, Toroh, Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (25/7). ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho.
Ilustrasi warga mengambil air dari lubang yang digali di dasar sungai yang mengering di Dukuh Sasak, Toroh, Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (25/7). ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho.

Warga Flores Timur Bertahan Konsumsi Air Asin

Nasional kemarau dan kekeringan
Ferdinandus Rabu • 22 Juli 2019 14:44
Flores: Kesulitan air bersih dirasakan warga Dusun Tone, Desa Patisirawalang, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Bertahun-tahun lamannya warga di dusun ini bertahan dan hanya mengandalkan air sumur yang rasanya asin dan berkapur.
 
Salah seorang warga, Modesta yang mengatakan sudah bertahun-tahun warga dusun ini kesulitan air bersih dan hanya berharap dari air sumur, walaupun dengan rasa yang sedikit asin, karena berada di lokasi yang tidak jauh dari pantai.
 
"Sebelum saya lahir warga kampung ini sudah menggunakan air sumur. Mau ambil dimana lagi air bersihnya, hanya dari air sumur saja, walaupun rasa air sumurnya agak asin dan berkapur. Pokoknya semua kebutuhan untuk memasak, untuk minum, mencuci semuanya dari sumur ini. apalagi saat kemarau ini, airnya terus turun sehingga warga mulai antre untuk mengambil air," kata Modesta di Flores, Nusa Teggara Timur, Senin, 22 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Modesta menjelaskan setiap kemarau datang, debit air menurun sehingga banyak warga yang antre untuk mengambil air sumur. Pipa air bersih yang pernah dipasang pemerintah tidak berfungsi sehingga warga hanya mengharapkan sumur yang mulai mengering.
 
Modesta berharap pemerintah bisa segera membantu warga di dusun ini karena sudah lama pipa jaringan air bersih dipasang tetapi sampai saat ini tidak berfungsi sehingga warga hanya berharap air sumur.
 
Warga lainnya, Karel juga mengakui kondisi ini. Banyak warga yang mengeluh terkait kondisi air yang kurang baik untuk dikonsumsi, tetapi sejauh ini tidak ada tanggapan dari pemerintah. Karel berharap pemerintah bisa lebih peduli terhadap warga yang kesulitan mendapat air bersih.
 
"Kadang perut mulas, juga berakibat pada penyakit kulit karena air yang kurang sehat. Tetapi mau bagaimana pak, hanya air sumur yang menjadi harapan kami untuk kebutuhan air di dusun ini," ungkap Karel.
 
Dari pantauan di lokasi, dusun ini berada di wilayah paling ujung Flores Timur, dengan kondisi air sumur yang cukup memprihatinkan. Warna air yang sedikit gelap dan tidak bening, dengan rasa yang asin dan berkapur, serta kurang higienis untuk dikonsumsi. Namun warga tetap menggunakan air sumur Ini untuk kebutuhan hidup mereka. Warga berhaarap pemerintah daerah bisa melihat kondisi ini dan segeraa membantu mengatasi pasokan air bersih di daerah ini.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif