Ilustrasi - Medcom.id.
Ilustrasi - Medcom.id.

Warga Singkawang Diminta Tidak Bakar Lahan

Nasional kebakaran hutan
ant • 08 Juli 2019 10:43
Pontianak: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Singkawang, Kalimantan Barat, mengimbau masyarakat tidak membakar lahan. Musim kemarau diprediksikan terjadi hingga Agustus 2019.
 
"Mengingatkan masyarakat Singkawang untuk selalu waspada terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat mengakibatkan kabut asap dan kerugian lainnya," kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Singkawang, Kalimantan Barat, Jayadi, Senin, 8 Juli 2019.
 
Dia mengingatkan warga tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Khususnya di kawasan gambut, untuk mengantisipasi bencana kabut asap. Pihak yang dengan sengaja membakar lahan akan berhadapan dengan hukum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kabut asap akan memberikan kerugian di bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi," ungkapnya.
 
Kapolres Singkawang AKBP Raymond M. Masengi mengatakan pihaknya telah mengantisipasi karhutla di Singkawang. Bhabinkamtibmas telah menyosialisasikan dampak karhutla ke masyarakat.
 
"Untuk operasi khusus masih belum digelar. Jika sudah waktunya atau ada komando dari Polda maka kita akan jalankan operasinya," ujar Raymond.
 
Kemudian, untuk sarana dan prasarana dari pihak kepolisian dirasakan masih kurang. Namun hal tersebut masih bisa diatasi dengan kerja sama antara pemda, TNI, BPBD dan BPKS di Kota Singkawang.
 
Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Singkawang, Yuyu Wahyudin, juga mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan dan membuang puntung rokok sembarangan. Masyarakat diminta aktif mencegah karhutla.
 
"Dengan melaporkan kepada aparat desa/pihak berwajib apabila mengetahui adanya titik api atau pembakaran lahan serta disampaikan pula pesan tentang bahaya karhutla," katanya.
 
Dia berharap, karhutla dapat ditekan sedini mungkin dengan rutin memberikan sosialisasi ke masyarakat. "Baik titik panas atau hotspot atau kejadian Karhutla diharapkan nihil tahun ini, semoga bisa sampai akhir tahun," ujarnya.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif