Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

Kanwil Kemenag DKI Panggil Madrasah Pembangunan

Nasional Kekerasan di Sekolah perundungan
Farhan Dwitama • 06 November 2019 10:21
Tangerang: Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta prihatin atas peristiwa perundungan di Madrasah Pembangunan, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.
 
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Nur Fawaiddudin, mengatakan, pihaknya akan memanggil Madrasah Pembangunan guna mengetahui perkara tersebut.
 
“Saya baru tahu dari media siang tadi dan langsung mengirimkan surat panggilan ke pihak madrasah untuk meminta klarifikasi,” ucapnya, Selasa, 5 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nur belum berencana mengambil tindakan apa pun terkait kasus tersebut. Secara pribadi ia menyayangkan tindak kekerasan kembali terjadi di dunia pendidikan.
 
“Kami mengutuk perbuatan itu. Jangankan kekerasan terhadap anak, kekerasan apa pun tidak dibenarkan. Tapi kami harus klarifikasi dulu,” lanjut dia.
 
“Sudah kami surati, kami panggil untuk meminta klarifikasi dari pihak Madrasah. Keterangan dari Kepala Madrasah,” pungkasnya.
 
Sembilan pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTS) Pembangunan Ciputat, Tangerang Selatan, sebelumnya diduga menjadi korban kekerasan oleh oknum alumnus sekolah. Pelaku diduga melakukan perundungan dan kekerasan terhadap korban berupa memukul, meminta uang, memaksa minum minuman keras, dan mematikan bara rokok di lidah korban.
 
"Laporan sudah disampaikan oleh lima orang tua pelajar ke Polsek dan akan dilimpahkan ke Unit PPA (perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Tangsel,” kata Kapolsek Ciputat, Kompol Endy Mahandika, saat dikonfirmasi, Selasa, 5 November 2019.
 
Kanit Reskrim Polsek Ciputat Iptu Erwin Subekti mengatakan pihaknya sedang menangani laporan tersebut. Penyidik tengah mendalami laporan keluarga korban.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif