Ilustrasi - Medcom.id.
Ilustrasi - Medcom.id.

Rahmat Baequni Segera Disidang

Nasional hoax
Antara • 05 Desember 2019 08:12
Bandung: Kasus dugaan hoaks yang menjerat penceramah Rahmat Baequni segera dibawa ke meja hijau. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat tengah berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat untuk melengkapi berkas perkara.
 
"Tahap penanganan perkaranya masih dalam prapenuntutan. Kasusnya masih berproses," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jabar Abdul Muis, di Jalan LLRE Martadinata Bandung, Rabu, 4 Desember 2019.
 
Rahmat Baequni ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyebaran hoaks tentang kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang meninggal karena diracun, pada Juni 2019, oleh penyidik Polda Jabar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Abdul menyebut penceramah itu disangkakan melakukan melanggar Pasal 14 Ayat (2) dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946. Rahmat diduga menyebarkan kabar tidak pasti atau kabar berlebihan atau tidak lengkap.
 
"Yang bersangkutan sebagai terlapor menyampaikan ceramah yang dimuat berdurasi 2 menit 19 detik dengan menulis narasi pada tanggal 17 Juni 2019," kata Abdul.
 
Dia menerangkan selain kasus Baequni, pihaknya menangani empat berkas kasus hoaks serupa. Dari lima berkas kasus yang diteliti, tiga di antaranya sudah siap disidangkan.
 
"Tiga sudah P-21 dan kita limpahkan ke pengadilan untuk disidangkan," tandasnya.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif