Wali Kota Bandung, Oded M Danial, di Balai Kota Bandung. (Foto: Medcom.id/Roni Kurniawan)
Wali Kota Bandung, Oded M Danial, di Balai Kota Bandung. (Foto: Medcom.id/Roni Kurniawan)

Lembur Tohaga Lodaya Ubahlaku Warga Bandung terhadap Covid-19

Nasional Virus Korona pers Protokol Covid-19 protokol kesehatan Ingat Pesan Ibu Satgas Covid-19
Roni Kurniawan • 23 Oktober 2020 09:39
Bandung: Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada warga agar menerapkan disiplin protokol kesehatan di tengah pandemi covid-19. Lembur Tohaga Lodaya menjadi salah satu upaya Pemkot Bandung menekan penularan virus korona baru.
 
Lembur Tohaga Lodaya, menurut Wali Kota Bandung Oded M Danial, bertujuan mengajak masyarakat turut aktif dalam memutus penyebaran covid-19. Upaya pencegahan dan penangan covid-19 berbasis kewilayahan tersebut hingga kini telah hadir di 123 dari 151 kelurahan se-Kota Bandung.
 
Lembur Tohaga Lodaya juga dilengkapi berbagai fasilitas seperti tempat penyuluhan covid-19, petugas kesehatan, gugus tugas tingkat kewilayahan, hingga petugas psikologis untuk mengedukasi disiplin protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Kantor Pajak Timika Buka Kembali Layanan Tatap Muka
 
"Lembur Tohaga menjadi bukti nyata masyarakat terlibat langsung berperilaku Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta mandiri. Program ini juga dapat meningkatkan kegiatan sosial sampai ekonomi warga," ujar Oded, Jumat, 23 Oktober 2020.
 
Oded mengatakan peran masyarakat sangat penting untuk menekan kasus covid-19 di Kota Bandung. Pasalnya pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam mencegah dan menangani virus asal Wuhan, Tiongkok, tersebut.
 
"Ini penting karena perjuangan kita menghadapi covid-19 belum berakhir. Kita gerakkan masyarakat untuk beraktivitas, baik sosial, ekonomi sampai pendidikan," urainya.
 
Wilayah yang telah ditetapkan menjadi Lembur Tohaga Lodaya pun dilengkapi dengan fasilitas untuk isolasi masyarakat yang terkonfirmasi positif baik orang tanpa gejala atau pun memiliki kontak erat. Tempat isolasi tersebut pun diawasi secara ketat namun tak menyudutkan masyarakat yang terpapar covid-19.
 
Baca juga:Pemkab Bangka Gratiskan Tes Cepat dan Tes Usap Covid-19
 
"Masyarakat saling dukung, bahu membahu membantu tetangganya jika ada yang terkonfirmasi positif. Seperti menyediakan bahan pangan atau keperluan lainnya agar dia bisa fokus untuk pemulihan," beber dia.
 
Oded pun menargetkan semua kelurahan di Kota Bandung dibentuk Lembur Tohaga Lodaya tahun ini. Ia berharap masyarakat memberikan aspirasi untuk ditindaklanjuti Pemkot Bandung.
 
"Pengajuannya dari masyarakat, kewilayahan. Karena mereka yang tahu kondisi di wilayahnya, kita akan terus support agar semua wilayah di Bandung siap siaga menghadapi covid-19," jelasnya.
 
Pemerintah melalui Satgas covid-19 atau #satgascovid19 juga tak bosan-bosannya terus menyosialisasikan kampanye #ingatpesanibu yakni jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakai masker, #jagajarak dan #hindarikerumunan serta #cucitangan #cucitanganpakaisabun.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif