Pemusnahan barang bukti narkoba, oleh Kejaksaan Negeri Kota Depok. Medcom.id/Okta
Pemusnahan barang bukti narkoba, oleh Kejaksaan Negeri Kota Depok. Medcom.id/Okta

Kejari Depok Tangani 374 Perkara Narkoba

Nasional narkoba sabu narkotika
Octavianus Dwi Sutrisno • 14 Oktober 2020 18:38
Depok: Kasus Peredaran Narkoba masih mendominasi, di Kota Depok. Dalam kurun waktu setahun ada 347 perkara narkoba telah ditangani oleh Kejaksaan Negeri Kota Depok.
 
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Depok, Sri Kuncoro menuturkan untuk terpidana narkoba yang telah dieksekusi, maupun tengah menunggu waktu eksekusi hukuman mati berjumlah tiga orang.
 
"Selama dua bulan, saya menjabat sebagai Kejari Depok ada sekitar tiga terdakwa yang divonis mati atas kasus narkoba. Satu orang tinggal pelaksanaan, sedangkan dua lainnya sudah inkrah," kata Sri Kuncoro saat ditemui di Gedung Kejaksaan Negeri, Jalan Baulevard GDC Kota Depok, Rabu, 14 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut sri, bila dipersentasekan jumlah kasus narkoba di Kota Depok mencapai angka 80 persen. Sementara itu, untuk tren peningkatan per tahun masih dalam tahap kajian.
 
"Untuk per tahun, nanti kita lihat data lagi namun yang jelas memang perkara narkoba masih mendominasi," bebernya.
 
Sri menegaskan, pihaknya tidak akan main-main dalam penegakkan hukum terhadap kasus narkoba. Kejaksaan Negeri Kota Depok juga telah memusnahkan puluhan kilogram barang bukti narkoba hasil sitaan petugas dari tangan terpidana.
 
"Untuk pemusnahan hari ini ada sabu seberat satu kilogram (kg), ganja tujuh kg, ekstasi 83 buah dan berbagai narkoba lainnya, sekaligus barang bukti perkara pidana umum lainnya seperti pencurian disertai kekerasan, dan lainlain," tegasnya.
 
Selanjutnya, pemusnahan barang bukti merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri. Namun, karena situasi Pandemi Korona seperti saat ini, maka kegiatan tersebut dilakukan hanya sekali.
 
"Pemusnahan, ini kita lakukan satu kali dalam setahun. Karena pandemi, kita majukan waktunya di bulan ini," paparnya.

 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif