Pembobol Brankas Rp1,7 Miliar Ditangkap
Dua tersangka pembobol brankas yang ditangkap. (Dok Polresta Tangerang)
Tangerang: Dua dari tujuh pelaku pembobol brankas PT Joa Industri senilai Rp1,7 miliar dibekuk petugas Polresta Tangerang. Kedua pelaku yang ditangkap yakni Jaenudin bin Ading dan Muhammad Suripto.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Wiwin Setiawan, mengatakan, peristiwa pembobolan brankas PT Joa Industri di Kampung Kutruk RT 06 RW 04, Desa Pasirbarat, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Banten, terjadi pada Kamis, 10 Mei 2018.

Pembobolan terungkap saat pihak HRD perusahaan tersebut melihat jendela gudang produksi rusak dan terbuka. Karena curiga, pihak HRD mengajak pengawas produksi untuk mengecek ke dalam gudang produksi. Betapa kagetnya ketika mendapati gudang produksi dalam keadaan berantakan termasuk ruang direktur utama.


"Pelaku masuk ke dalam melalui atap ruang produksi yang sudah dijebol. kemudian merusak jendela serta pintu. Ketika dicek, uang yang berada di dalam brankas serta laci meja sudah hilang diambil para tersangka," ujar Wiwin di Tangerang, Kamis, 12 Juli 2018.

Mengetahui terjadi pembobolan, pihak perusahaan melaporkan kejadian ke Polresta Tangerang. Kepolisian segera menyelidiki. Hasilnya diketahui pelaku berjumlah tujuh orang yakni, Jaenudin, Suripto, Asep, Mulyono, Supri, Manta dan Kandi.

"Kami amankan dua orang. Sisanya lima tersangka berinisial MN, SI, M, AS dan K masih dalam pengejaran kami," imbuhnya.

Dua pelaku yang ditangkap yakni Jaenudin dan Muhammad Suripto. Keduanya ditangkap di tempat berbeda. Pelaku Jaenudin ditangkap di Kampung Parigi, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Bogor, pada Minggu 3 Juni.

Sementara Suripto ditangkap di Tegal, Jawa Tengah, pada Kamis 7 Juni 2018. Dari dua tersangka yang ditangkap, Jaenudin dan Suripto mengantongi uang masing-masing Rp250 juta.

"Dari mereka kami amankan beberapa barang bukti berupa dua unit mobil, dua sepeda motor dan emas seberat 50 gram," pungkasnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.



(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id