NEWSTICKER
ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Ridwan Kamil Minta Warga Bekasi Disiplin Cegah Korona

Nasional Virus Korona
Antonio • 23 Maret 2020 11:00
Bekasi: Warga Kota Bekasi, Jawa Barat diminta tidak berpergian selama sepekan kedepan untuk mencegah penyebaran virus korona covid-19. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyatakan hal itu juga perlu dilaksanakan mengingat akan dilaksanakannya rapid test massal covid-19 di Kota Bekasi.
 
"Saya minta warga Kota Bekasi disiplin, seminggu ini saya minta betul-betul jangan kemana-mana," kata mantan wali kota Bandung ini di Kota Bekasi, Minggu malam, 22 Maret 2020.
 
Emil sapaan akrab Ridwan Kamil pun menitipkan agar situasi tetap kondusif di Kota Bekasi ke unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota Bekasi. Mereka diharapkan dapat mengambil kebijakan untuk mengurangi aktivitas masyarakat di ruang pusat keramaian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya titipkan Muspida untuk aktif membubarkan kerumunan-kerumunan karena minggu ini adalah minggu tes massal yang akan dilaksanakan di Kota Bekasi," jelas Emil.
 
Emil juga berucap berterima kasih atas kesediaan Pemkot Bekasi yang merelakan Stadion Patriot Candrabhaga dijadikan fasilitas rapid test massal covid-19 yang rencananya akan dihelat, Selasa, 24 Maret 2020. Terlebih fasiltas ini nantinya tidak hanya digunakan warga Kota Bekasi.
 
"Tapi dari kota dan kabupaten lain yang kita koordinasikan oleh pemerintah provinsi," jelas Emil.
 
Diketahui Stadion Patriot Candrabhaga akan menjadi salah satu titik rapid test massal covid-19. Terdapat warga dari tiga daerah yang akan memeriksakan diri di stadion yang sempat menjadi venue Asian Games 2018 itu. Yakni Kota dan Kabupaten Bekasi serta Kabupaten Karawang.
 
Sebelumnya Wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek) menjadi daerah terbanyak kasus positif virus korona di Jawa Barat. Lokasi wilayahnya yang berdekatan dengan DKI Jakarta, memungkinkan virus dengan mudah menyebar.
 
"Bodebek adalah bagian dari Jawa Barat yang wilayahnya berdekatan dengan DKI Jakarta yang menjadi episentrum wabah virus korona," ungkap Emil.
 
Menurutnya berdasar data Dinas Kesehatan Jawa Barat, hingga Sabtu, 21 Maret 2020, jumlah kasus positif korona di Jawa Barat, yakni 55 kasus. Sebanyak 50 kasus ada di Bodebek, lima kasus lainnya terjadi di luar Bodebek.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif