BI dan pengusaha di yogyakarta bersiap pulihkan pariwisata. Foto: Antara/Noveradika
BI dan pengusaha di yogyakarta bersiap pulihkan pariwisata. Foto: Antara/Noveradika

Pemerintah DIY Siapkan The New Normal Sektor Wisata

Nasional Virus Korona pariwisata daerah
Ahmad Mustaqim • 22 Mei 2020 08:56
Yogyakarta: Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyiapkan sejumlah langkah dalam situasi the new normal di tengah pandemi covid-19. Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, mengatakan fasilitas kebersihan menjadi fokus untuk disiapkan di berbagai obyek wisata.
 
"Dinas Pariwisata DIY bersama Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY sedang menyiapkan standar kebersihan, kesehatan, dan keamanan di destinasi wisata. Sejumlah fasilitas akan diberlakukan di semua Industri Pariwisata di DIY," kata SInggih dalam keterangan tertulis, Jumat, 22 Mei 2020.
 
Baca: Pembukaan Kembali Objek Wisata Gunungkidul Belum Jelas

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Singgih menjelaskan sejumlah langkah telah berlangsung dan disiapkan. Sejumlah persiapan yang masih berlangsung di antaranya pembersihan destinasi wisata, perbaikan dan penambahan fasilitas, penyediaan fasilitas cuci tangan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
 
"Kami juga menyiapnan SOP kebersihan, kesehatan, dan keamanan untuk akomodasi retoran, transportasi, destinasi, dan even. Selanjutnya SOP akan diuji coba dan disosialisasikan," jelasnya.
 
Menurut Singgih standar kebesihan harus patuhi usaha jasa pariwisata yang ada di bawah naungan GIPI DIY. Dengan begitu diharapkan membuat wisatawan merasa aman dan nyaman.
 
"Sebagai contoh di hotel pada saat wisatawan menginap, prosedur apa saja yang harus di ikuti, pengecekan suhu badan, penggunaan masker, penanganan kamar setelah tamu check out, termasuk transportasi, daya tampung mobil menyesuaikan protokol physical distancing, dan penyediaan hand sanitizer," ungkap Singgih.
 
Pihaknya juga menyediakan informasi berupa penyiapan konten video berisi serangkaian kegiatan kesiapan di destinasi ataupun desa wisata. Informasi audio visual itu memberikan gambaran industri pariwisata mendemonstrasikan keseriusan dalam menyiapkan higiene dan sanitasi dengan serius.
 
"Langkah konkret dalam penyiapan the new normal adalah memberikan stimulus pemasangan wastafel di 50 destinasi wisata dengan pola padat karya masyarakat. Secara prinsip, pada saat ini kami membantu bagaimana destinasi dan pelaku usaha pariwisata untuk dapat menjalankan aktivitas tanpa terganggu dan meyakinkan wisatawan memperoleh jasa dan pelayanan sesuai dengan yang diharapkan," pungkas Singgih.
 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif