Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

Gempa M 6,3 di Bangkalan Tak Dirasakan Warga

Nasional Gempa Bumi
Rahmatullah • 06 Februari 2020 10:52
Bangkalan: Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, diguncang gempa magnitudo (M) 6,3, sekitar pukul 01.34 WIB, Kamis, 6 Februari 2020. Namun, gempa yang berpusat di kedalaman 641 kilometer (km) itu tidak dirasakan warga.
 
“Saya tidak merasakan ada getaran. Tetangga juga demikian. Apakah warga di desa atau kelurahan lain juga sama, saya tidak tahu,” kata Rusman Hadi, warga Kelurahan Mlajeh, Kecamatan Bangkalan, Jawa Timur.
 
Rusman baru mengetahui peristiwa gempa dari pemberitaan media. Ia bersyukur gempa tidak menimbulkan kerusakan bangunan dan korban jiwa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya berharap tidak terjadi gempa susulan," imbuhnya.
 
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan, Rizal Morris, mengatakan gempa tidak dirasakan di Bangkalan. Dia tengah menunggu informasi dampak getaran dari kecamatan dan kelurahan maupun desa.
 
“Gempa memang tidak berpotensi menimbulkan tsunami,” kata Rizal.
 
Selain itu, informasi yang ia terima, gempa tidak dirasakan di wilayah Kabupaten Sampang. BPBD Sampang juga disebut menunggu informasi dari masyarakat soal dampak pascagempa.
 
“Sampai saat ini belum ada laporan bangunan retak,” pungkasnya.
 
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyebut gempa yang terjadi di wilayah Laut Jawa pada Kamis dini hari itu terletak pada koordinat 6.43 LS dan 113.04 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 76 km arah Timur Laut Kota Bangkalan, Jawa Timur, pada kedalaman 641 km.
 
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, mengatakan, jenis dan mekanisme gempa bumi dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya merupakan jenis gempa bumi dalam akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah lempeng Eurasia.
 
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan normal/turun (normal fault)," kata Rahmat, Kamis, 6 Februari 2020.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif