NEWSTICKER
Ilustrasi Irian Supermarket di simpang Jalan Bahagia, Kecamatan Medan Kota, Medan, Sumatera Utara. Antara Sumut/Nur Aprilliana Br Sitorus
Ilustrasi Irian Supermarket di simpang Jalan Bahagia, Kecamatan Medan Kota, Medan, Sumatera Utara. Antara Sumut/Nur Aprilliana Br Sitorus

Satpol PP di Sumut Cegah Warga Panic Buying

Nasional Virus Korona
Antara • 19 Maret 2020 13:22
Medan: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumatera Utara (Sumut) dan kabupaten/kota mulai berpatroli memantau pusat perbelanjaan, rekreasi, kafe, dan tempat keramaian lainnya. Patroli untuk mencegah pembelian bahan pokok berlebihan dan berkeliarannya anak sekolah SD, SMP, SMA.
 
"Satpol PP Sumut sudah membuat surat edaran untuk Satpol PP kabupaten/kota agar mengawasi daerah masing-masing," kata Kepala Satpol PP Sumut, Surjadi Bahar, di Medan, Kamis, 19 Maret 2020.
 
Baca: Satu Peserta Ijtima Dunia Diobservasi di RS Haji Makassar

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Surjadi menjelaskan surat edaran itu menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Sumut pada 17 Maret tentang kewaspadaan terhadap risiko penularan infeksi virus korona. Menurut Surjadi nantinya petugas akan mengarahkan masyarakat yang membeli kebutuhan pokok berlebihan.
 
"Kalau ditemukan ada warga yang panic buying dengan memborong bahan pokok, maka petugas Satpol PP harus memberi edukasi. Konsumen diberi pemahaman untuk tidak resah," jelas Surjadi.
 
Sementara untuk anak sekolah yang berada di mal dan tempat keramaian, petugas Satpol PP diminta juga mengedukasi dengan meminta identitas diri, orang tua, beserta alamat dan nama sekolah.
 
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sebelumnya dalam beberapa acara mengingatkan agar saat sekolah diliburkan dan anak-anak harus beristrirahat di rumah masing-masing. "Jangan pula berkeliaran di tempat keramaian. Malah justru nambah bahaya," kata Edy beberapa waktu lalu.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif