Hotman Paris saat takziyah ke Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah, Senin. 3 Februari 2020. (Medcom.id/Amal)
Hotman Paris saat takziyah ke Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah, Senin. 3 Februari 2020. (Medcom.id/Amal)

Hotman Paris: Gus Sholah Sahabat Saya

Nasional obituari
Amaluddin • 03 Februari 2020 13:33
Jombang: Pelayat mulai memadati Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, pada Senin, 3 Februari 2020 untuk melayat KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah). Beberapa pejabat, tokoh publik, dan masyarakat silih berganti memasuki rumah duka.
 
Salah satu pengacara kondang, Hotman Paris, didampingi asisten pribadinya turut melayat. Hotman mengenakan jas warna cokelat keemasan, dan tiba di Ponpes Tebuireng sekitar pukul 12.00 WIB.
 
"Beliau sahabat saya. Bahkan saya mendapat gelar Gus dari beliau, dan selama ini saya hubungan baik dengan keluarga dan anaknya, masih terus berkomunikasi dengan keluarganya," kata Hotman, di Ponpes Tebuirung, Senin, 3 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hotman mengaku terkejut mendapat kabar Gus Sholah meninggal. Dia meninggalkan Bali demi ikut mengiringi jenazah Gus Sholah hingga ke liang lahat.
 
"Harusnya saya sekarang berada di pantai, tapi demi beliau saya datang ke sini," katanya.
 
Dia menilai Gus Sholah sosok tokoh yang islami, santun, pintar, akademis, intelektual, dan sangat netral. Gus Sholah merupakan sosok inspiratif yang panutan anak bangsa.
 
"Bahkan beliau tokoh berbobot, terutama terkait kasus-kasus HAM," ujarnya.
 
Gus Sholah wafat pada usia 77 tahun, di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, sekitar pukul 20.55 WIB, Minggu, 2 Februari 2020. Ia mengembuskan napas terakhir lantaran sakit.
 

 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif