Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

11 Nakes Positif Covid-19, Bangsal di RS Kulon Progo Ditutup

Nasional Virus Korona Pasien Covid-19 Pencegahan Covid-19
Ahmad Mustaqim • 22 November 2020 10:25
Kulon Progo: Sebanyak 11 tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dinyatakan positif covid-19. Kabar konfirmasi positif itu bersamaan dengan penambahan 27 kasus baru, Sabtu, 21 November 2020.
 
"Ada 27 kasus baru. Total kasus positif covid-19 di Kulon Progo sebanyak 372," kata juru bicara Pemerintah Kabupaten Kulon Progo untuk Penanganan Covid-19, Baning Rahayujati.
 
Baning mengatakan belasan nakes itu bekerja di RS rujukan penanganan pasien terpapar virus korona. Ia tak menyebut detail rumah sakit yang dimaksud.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini, kata dia, pemerintah masih mencari sumber penularan virus kepada para nakes. Pihaknya belum bisa memastikan apakah berasal dari pasien atau sumber lain.
 
"Satu bangsal (di rumah sakit) ditutup untuk segera disterilisasi agar bisa digunakan kembali. Pasien diswab dan dipindah ke bangsal lain. Nakes (tenaga kesehatan) yang positif diisolasi di asrama rumah sakit," jelasnya.
 
Baca juga:Upah 17 Daerah di Jabar Naik
 
Selain itu, Baning melanjutkan, sebanyak 13 kasus baru merupakan hasil penelusuran yang sebelumnya kontak dengan kasus positif covid-19. Sementara, satu kasus merupakan pelaku perjalanan dan dua sisanya pasien yang dirawat di luar Kabupaten Kulon Progo.
 
Ia menambahkan, kelanjutan penelusuran klaster covid-19 di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kulon Progo telah dilakukan tes usap kepada 159 orang. Menurut dia, petugas di Puskesmas masih melacak untuk berusaha memutus perkembangan kasus klaster perkantoran itu.
 
"Belum ada penambahan kasus Dukcapil, masih menunggu hasil lab. Dengan banyaknya kasus, sampel diperiksa semakin banyak. Satu per satu kelompok ini akan diperiksa berurutan. Hasil pemeriksaan lama dengan keterbatasan Balai Besar Veteriner, tiap hari hanya bisa memeriksa 80-85 sampel. Sementara, sampel yang kita hasilnya sehari 150-180 sampel," ungkapnya.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif