Ilustrasi. (Foto: MI/Bary Fathahilah)
Ilustrasi. (Foto: MI/Bary Fathahilah)

Guru Honorer Berharap Diangkat sebagai ASN

Nasional tenaga honorer
Rhobi Shani • 24 Januari 2020 13:57
Jepara: Forum Komunikasi Guru Tidak Tetap (FKGTT) berharap guru honorer bisa diangkat secara bertahap menjadi aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). Hal ini menyusul keputusan pemerintah pusat menghapuskan tenaga honorer.
 
Ketua II FKGTT Jepara, Eko Purwanto, mengatakan, tenaga honorer saat ini berjumlah sekitar 5.210 orang. Jumlahnya terus bertambah lantaran larangan perekrutan honorer sejak 2005 diabaikan.
 
Menurut Eko, pemerintah semestinya melihat dari berbagai aspek sebelum memutuskan menghentikan rekrutmen tenaga honorer. Terutama dari segi kesejahteraan dan kebutuhan hidup layak para honorer.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Harus ada progres yang jelas dari kebijakan ini (menghapus honorer). Harapan kami honorer yang ada saat ini secara bertahap diangkat (jadi ASN),” ujar Eko, Jumat, 25 Januari 2020.
 
Eko mengatakan honorer di Jepara mayoritas bertugas sebagai guru sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan tenaga teknis di organisasi perangkat daerah (OPD) maupun sekretariat daerah.
 
Dari jumlah tersebut sebanyak 475 honorer dinyatakan lolos selekai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) tahun 2019. Rata-rata dari mereka adalah honorer kategori 2 (K2) atau pegawai yang bertugas sebelum tahun 2005.
 
“Tapi yang sudah dinyatakan lolos seleksi P3K tahun lalu nasibnya belum jelas. Hanya pengumuman dinyatakan lolos dan tidak ada tindak lanjut sampai sekarang,” tandas Eko.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif