Tersangka pembunuhan Hakim PN Medan Jamaluddin. Foto: ANT/Septianda Perdana
Tersangka pembunuhan Hakim PN Medan Jamaluddin. Foto: ANT/Septianda Perdana

Kronologi Pembunuhan Hakim Medan

Nasional pembunuhan
Antara • 08 Januari 2020 15:39
Medan: Tiga tersangka kasus pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin ditangkap yakni ZH, JF, dan RF. Kapolda Sumatra Utara Irjen Martuani Sormin membeberkan kronologi pembunuhan terhadap Jamaluddin.
 
"Motif dari pembunuhan itu adalah masalah rumah tangga," kata Martuani di Mapolda Sumut, Rabu, 8 Januari 2020.
 
Kapolda menuturkan peristiwa pembunuhan terjadi pada Jumat, 29 November 2020, dini hari. Saat itu korban berada di rumahnya di Jalan Aswad, Perumahan Royal Monaco, Blok B Nomor 22, Medan, Sumatera Utara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Istri Jamaluddin yang merupakan otak pembunuhan, ZH kemudian menjemput dua tersangka lain yakni JF dan RF di Pasar Johor, Medan. Setelah menjemput dua tersangka, JF dan RF dibawa menuju lantai tiga rumah korban.
 
"Setelah diperintah, JF dan RF langsung membekap korban dengan bed cover dan sarung bantal. Korban tewas karena dibekap sehingga kehabisan nafas. Ini terbukti hasil Forensik, diduga meninggal karena lemas," jelasnya.
 
Selanjutnya, JF dan RF membawa jenazah korban ke Dusun II Namo Rindang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang dengan mengendarai mobil berpelat BK 77 HD. Jenazah korban kemudian ditinggalkan di dalam mobil di sebuah jurang.
 
"Secara tegas bisa kami dudukkan kasusnya pembunuhan berencana, bukan pembunuhan biasa. Para pelaku terjerat Pasal 340 KUH-Pidana, yakni pembunuhan berencana," ujarnya.
 
Para tersangka melanggar Pasal 340 sub Pasal 338 jo Pasal 55 ayat 1 ke 1e, 2e KUHP. Pasal 340 KUHP berbunyi Barangsiapa dengan sengaja dan dengan direncanakan lebih dahulu menghilangkan nyawa orang lain, dihukum karena pembunuhan direncanakan (moord), dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara sementara selama-lamanya dua puluh tahun.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif