Ilustrasi (MI/ARYA MANGGALA)
Ilustrasi (MI/ARYA MANGGALA)

Pemkab Jepara Segera Buka Penerimaan CPNS

Nasional seleksi cpns
Rhobi Shani • 02 November 2019 14:16
Jepara: Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Jepara telah menyusun jadwal tahapan seleksi calon pegawai negeri sispil (CPNS). Perangkat penyelenggaraan seleksi juga sudah disiapkan untuk seleksi yang akan dilakukan dalam waktu dekat.
 
"Semuanya sudah siap. Jadwal sudah disusun. Tinggal menunggu instruksi dari pusat. Begitu ada perintah umumkan, akan langsung kami umumkan," kata Kepala Badan Kepegawian Daerah Diyar saat dikonfirmasi, Sabtu, 2 November 2019.
 
Diyar menjelaskan pengumuman seleksi CPNS akan dilakukan secara manual dan dalam jaringan. Masyarakat dapat mengakses melalui laman BDK Jepara dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami juga akan siapkan komputer untuk pendaftaran, masyarakat dapat menggunakannya," jelas Diyar.
 
Kebutuhan pegawai di lingkungan pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mencapai 11 ribu orang. Namun saat ini jumlah pegawai kurang dari 9.000 orang. Kekurangan pegawai sebanyak 2.000 lebih didominasi formasi tenaga kependidikan.
 
Diyar mengatakan, kekurangan pegawai 2.000 orang lebih sudah berlangsung lama. Setiap kali pemerintah membuka pendaftaran CPNS, jumlah kekurangan itu selalu diusulkan ke pemerintah pusat untuk dipenuhi.
 
Formasi CPNS Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, sebanyak 381 lowongan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 63 persen adalah formasi tenaga kependidikan. Kemudian sebanyak 21 persen formasi untuk tenaga kesehatan. Sisanya, sebanyak 16 persen untuk tenaga teknis.
 
"Pengusulan terakhir 2.700 formasi. Penerimaan kemarin Jepara dapat sekitar 400, pada penerimaan kali ini dapat 381 formasi. Formasi paling banyak untuk tenaga kependidikan dan kesehatan," ungkap Diyar.
 
Formasi tenaga kependidikan paling banyak disebabkan banyak hal. Diantaranya, perekrutan CPNS tidak setiap saat. Kemudian, setiap bulan aparatur sispil negara (ASN) yang purna tugas didominasi tenaga kependidikan. Rata-rata setiap bulan ASN yang purna tugas 30 orang. Separuhnya adalah tenaga kependidikan.
 
"Padahal untuk guru SMA dan SMK sudah ditarik ke provinsi. Kebutuhan tenaga kependidikan memang yang paling banyak," pungkas Diyar.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif