Banjir bandang akibat luapan sungai Cidurian di Kabupaten Bogor, Senin petang, 6 September 2021. (Foto: Istimewa/BNPB)
Banjir bandang akibat luapan sungai Cidurian di Kabupaten Bogor, Senin petang, 6 September 2021. (Foto: Istimewa/BNPB)

Banjir Bandang di Kabupaten Bogor Disebabkan Pendangkalan Sungai

Nasional banjir banjir bandang cuaca ekstrem musim hujan bencana alam Bencana Banjir Kabupaten Bogor
Medcom • 15 September 2021 05:40
Bogor: Badan Informasi Geospasial (BIG) mengungkap salah satu penyebab banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin petang, 6 September 2021.
 
Koordinator Bidang Pemetaan Kebencanaan dan Perubahan Iklim BIG, Ferrari Pinem, mengatakan besarnya laju pengendapan yang terjadi di sungai wilayah sekitar kemungkinan karena material longsor yang terbawa aliran dari daerah hulu.
 
"Bila kita telusuri ke daerah hulu (Kp. Urug dan sekitarnya), masih banyak ditemukan sisa-sisa material longsor. Material longsor ini besar kemungkinan terbawa aliran sungai dan terendapkan di wilayah hilir, terutama pada wilayah yang mengalami penurunan gradien sungai," kata Ferrari dalam keterangan pers, Selasa, 14 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Aparat Tangkap Penjual Sertifikat Vaksin Palsu di Jabar
 
Dia menjelaskan berdasarkan temuan tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa material longsor tersebut menjadi salah satu penyebab cepatnya terjadi pembentukan sedimentasi dan aliran sungai baru. Material sedimentasi akan mengakibatkan penyempitan alur sungai dan mengakibatkan proses aliran terhambat.
 
Selain itu juga dapat mengakibatkan ada bagian wilayah sungai yang tergerus akibat proses erosi dan ada sebagian yang terendapkan akibat proses sedimentasi.
 
"Maka perlu dilakukan antisipasi mitigasi terhadap beberapa wilayah pemukiman di Desa Kalongsawah terutama wilayah yang besar kemungkinan akan mengalami pengikisan/ erosi akibat debit aliran sungai. Wilayah tersebut di kemudian hari bisa saja hilang apabila tidak diupayakan penguatan mitigasinya," jelas dia.
 
Menurut dia pengerukan sedimentasi bisa juga dilakukan, khususnya di daerah aliran yang mengalami penyumbatan. Semua upaya ini masih perlu didiskusikan lebih lanjut terutama dari sisi efektivitas dan efisiensinya.
 
"Hasil pengamatan dan analisa terkait dampak banjir sungai yang terjadi di Sungai Cidurian tersebut telah dikomunikasikan kepada pihak Pemkab Bogor, dan berdasarkan hasil ini Pemkab Bogor akan melakukan normalisasi Sungai Ci Durian," ujar Ferrari.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif