ilustrasi covid-19. Medcom.id
ilustrasi covid-19. Medcom.id

Dua Pekan Boyolali Nol Kematian Pasien Covid-19

Nasional Virus Korona pandemi covid-19
Antara • 24 Oktober 2021 12:05
Boyolali: Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali mencatat, jumlah kematian karena terkonfirmasi positif covid-19 di daerahnya nol sejak dua pekan terakhir. Sehingga jumlah kematian akibat covid-19 masih di angka 1.403 orang.
 
"Angka kematian karena covid-19 di Boyolali selama 14 hari terakhir ini, tidak ada penambahan atau sudah nol sehingga total data hingga Minggu ini, tetap sebanyak 1.403 orang," kata Kepala Dinkes Kabupaten Boyolali dr Puji Astuti, di Boyolali, Jawa Tengah, Minggu, 24 Oktober 2021.
 
Menurut Puji, dengan nol angka kematian karena covid-19 maka secara keseluruhan jumlahnya tetap 1.403 orang atau sekitar 5,7 persen dari akumulasi terkonfirmasi positif sebanyak 24.550 kasus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menjelaskan, untuk tambahan kasus baru terkonfirmasi covid-19 hanya satu orang di Kecamatan Sawit. Dengan tambahan itu, maka kasus aktif saat ini, sebanyak 22 orang, yang terdiri dari delapan orang menjalani perawatan di rumah sakit dan 14 orang isolasi mandiri.
 
"Angka kesembuhan karena covid-19 di Boyolali sudah mencapai 23.125 orang atau 94,2 persen, sehingga Boyolali sudah masuk zona risiko rendah covid-19 dan skor indeks kesehatan masyarakat (IKM) pada angka 2.5," jelasnya.
 
Baca: 43 Lokasi Isolasi Terpadu di Babel Tidak Berpenghuni
 
Bahkan, menurut dia, persentase keterisian tempat tidur di rumah sakit untuk pasien covid-19 di Boyolali terus berkurang atau hanya mencapai dua persen. Tapi, diharapkan masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan.
 
Sementara itu, kegiatan vaksinasi di Kabupaten Boyolali terus berjalan dengan menyesuaikan ketersediaan dosis vaksin. Hal itu, dilakukan oleh dinkes didukung institusi pemerintahan lainnya, baik kementerian, DPR maupun TNI dan Polri.
 
Jumlah warga Boyolali yang sudah disuntik vaksin dosis pertama hingga Minggu, 24 Oktober 2021, tercatat 677.860 orang atau 81,11 persen. Sedangkan dosis dua ada 401.860 orang atau 47,99 persen dan dosis tiga ada 5.550 orang atau 0,66 persen.
 
"Kami program vaksinasi covid-19 terus dilakukan percepatan terhadap masyarakat umum, dengan prioritas lansia dan anak-anak usia di atas 12 tahun," katanya.

 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif