NEWSTICKER
Napiter Setiawan Hadi Putra alias Ijul (36) keluar dari Lapas Ngawi, Rabu (19/2). ANT//Louis Rika/It)
Napiter Setiawan Hadi Putra alias Ijul (36) keluar dari Lapas Ngawi, Rabu (19/2). ANT//Louis Rika/It)

Napi Terorisme Jaringan Santoso Bebas

Nasional terorisme
Antara • 19 Februari 2020 18:00
Ngawi: Seorang narapidana kasus terorisme (Napiter) bernama Setiawan Hadi Putra alias Ijul, 36, dinyatakan bebas. Ijul telah selesai menjalani masa hukumannya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
 
Plh Kepala Lapas Kelas II B Ngawi Darianto mengatakan Ijul merupakan eks narapidana terorisme jaringan Santoso. Ijul memilih kembali ke kampung halamannya di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), melalui Bandara Juanda, Surabaya.
 
"Yang bersangkutan telah menjalani masa pidana penjara selama empat tahun dan meninggalkan Lapas Ngawi pagi tadi dengan pengawalan ketat petugas Polres Ngawi dan lapas setempat menuju Juanda untuk kemudian terbang ke Bima," ujar Darianto di Ngawi, Rabu, 19 Februari 2020, melansir Antara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menerangkan Ijul merupakan narapidana kasus terorisme layaran dari Lapas Mako Brimob. Ijul dipindah ke Lapas Ngawi pada Juni 2017.
 
Ijul divonis hukuman pidana penjara selama empat tahun karena menyembunyikan pelaku penembakan Kapolsek Ambalawi di Kota Bima, NTB pada 2014. Adapun, pelaku penembakan Kapolsek Ambalawi adalah kakak ipar Ijul.
 
Darianto menjelaskan Ijul tidak pernah membuat masalah selama menjalani masa hukuman dua tahun delapan bulan di Lapas Ngawi. Dia mengaku tidak ada perlakuan petugas yang istimewa kepada Ijul.
 
"Sama dengan para narapidana lainnya di Lapas Ngawi," kata dia.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif