Wali Kota Malang, Sutiaji.
Wali Kota Malang, Sutiaji.

Pemkot Malang Berlakukan Jam Malam Selama PSBB

Nasional Virus Korona PSBB
Daviq Umar Al Faruq • 14 Mei 2020 17:25
Malang: Pemerintah Kota Malang memberlakukan sistem jam malam selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Segala kegiatan dunia usaha hanya boleh beroperasi hingga pukul 21.00 WIB.
 
"Jam malam mulai 21.00 sampai 04.00 WIB. Jadi kayak kota mati, tidak ada orang yang bergerak," kataWali Kota Malang, Sutiaji, di Malang, Kamis, 14 Mei 2020.
 
Di sisi lain, Sutiaji, mengaku bakal memberikan toleransi untuk pasar tradisional yang biasa beroperasi saat malam dan dini hari. Salah satunya dengan memberlakukan sistem ganjil-genap.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pasar rakyat masih buka. Di luar menjual bahan pokok, tidak diperbolehkan. Nanti yang melanggar akan dikenakan sanksi," ujarnya.
 
Ia mengatakan Peraturan Wali Kota (Perwal) Malang terkait penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Malang Raya telah rampung. Salah satu aturan dalam Perwal tersebut ialah tentang dunia usaha.
 
Selama masa PSBB, seluruh supermarket dan minimarket di Kota Malang bisa tetap buka dan beroperasi. Sedangkan, mal atau pusat perbelanjaan dilarang beroperasi penuh.
 
Mal yang memiliki supermarket atau tempat menjual bahan pokok diperbolehkan buka. Sementara, untuk lapak di mal yang tak menjual bahan dan kebutuhan pokok dilarang beroperasi selama PSBB.
 
"Jenis usaha itu, untuk usaha-usaha yang menjual bahan-bahan pokok, maka masih boleh buka, dan ditutup pukul 21.00 WIB. Nanti juga akan diberlakukan seperti jam malam," kata Sutiaji.
 
Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya, bakal dimulai pada Minggu, 17 Mei hingga Sabtu 30 Mei 2020 mendatang. Kebijakan PSBB ini berlaku serentak di tiga daerah Malang Raya, yakni Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu.
 
"Minggu efektif PSBB dimulai di Malang Raya. Tiga hari pertama, Minggu, Senin, Selasa merupakan masa himbauan dan teguran. Tetapi, Rabu dan seterusnya hingga hari ke-14, teguran dan penindakan," kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Bakorwil III Malang, Jawa Timur, Rabu 13 Mei 2020.

 

(WHS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif