NTB Berharap Realokasi Investasi dari Pulau Jawa
Ilustrasi. Medcom.id/Rakhmat Riyandi
Mataram: Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengharapkan realokasi investasi industri pengolahan komoditas dari Pulau Jawa. Realokasi ini diharapkan menghasilkan pemerataan pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.

"Itu sangat memungkinkan dan kami sering katakan kepada rekan-rekan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di Pulau Jawa," kata Kepala DPMPTSP NTB, Lalu Gita Aryadi, di Mataram, Rabu, 24 Oktober 2018.

Realokasi investasi dimungkinkan jika kondisi di Pulau Jawa sudah jenuh karena keterbatasan lahan. Pemerintah daerah di Pulau Jawa bisa membantu mengarahkan investor untuk membangun industri pengolahan komoditas di NTB.


NTB bisa menjadi sentra produksi sekaligus pasar produk olahan komoditas yang dihasilkan. Sama seperti di Pulau Jawa. Apalagi, populasi penduduk NTB sudah mencapai lima juta jiwa. Belum lagi jumlah wisatawan yang terus bertambah setiap tahun.

Posisi NTB juga cukup strategis karena berada di wilayah tengah Indonesia. Distribusi barang ke wilayah timur Indonesia, hingga ke negara tetangga Timor Leste bisa semakin mudah.

NTB juga sudah dikenal sebagai sentra lumbung pangan dan penghasil berbagai komoditas bahan baku industri olahan. Salah satunya jagung.

"Kami berupaya meyakinkan investor agar bisa menjadikan NTB sebagai pusat industri olahan komoditas sekaligus sebagai pasar," ujarnya.



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id