ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Peredaran 9,1 Kilogram Sabu di Jateng Digagalkan

Nasional sabu narkotika kasus narkoba
Mustholih • 10 September 2020 14:42
Semarang: Peredaran narkotika jenis sabu seberat 9,1 kilogram di Jateng digagalkan Kepolisian Daerah Jawa Tengah. Diperkirakan ada 91 ribu jiwa warga Jateng yang terancam kecanduan narkotika apabila barang haram itu berhasil diedarkan.
 
"Dengan digagalkannya upaya pengedaran sabu itu, kalau kita analisa kita telah selamatkan 91 ribu jiwa manusia," kata Kepala Polda Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Ahmad Lutfi, di Semarang, Jateng, Kamis, 10 September 2020.
 
Baca: Risma Terapkan Kebijakan Tes Swab Bagi Tamu

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lutfi menjelaskan kronogologi upaya pengedaran sabu bermula dari informasi otoritas Lembaga Pemasyarakatan Kedungpane, Semarang, yang menangkap C pada Senin, 24 Agustus 2020. Lutfi berujar dari tangan C, Polda Jateng lewat Direktorat Reserse Narkoba menyita 1,1 kilogram sabu yang hendak diletakkan di depan Lapas Kedungpane.
 
"Nantinya sabu itu akan diambil oleh orang lain lagi. C mengaku sabu itu milik A yang sampai saat ini masih berstatus DPO," jelas Lutfi.
 
Dari penangkapan C itu, Polda Jateng melakukan pengembangan. Lutfi menerangkan berbekal 'nyanyian' C, pada Selasa, 25 Agustus 2020, Polda Jateng bergerak ke sebuah hotel di Semarang untuk menangkap tersangka lain yang terlibat upaya pengedaran sabu di Jateng.
 
"Sekitar pukul 00.30 WIB di hotel x, kamar 316, dilakukan penangkapan dua orang berinisial A dan A," ungkap Lutfi.

 
Halaman Selanjutnya
Lutfi berujar dari tangan ke…
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif